deteksinews.co.id – Aktor Jonathan Frizzy akhirnya buka suara tentang pengalaman pahitnya di balik jeruji besi. Selama enam bulan mendekam di penjara karena kasus penyalahgunaan vape berisi zat etomidate Frizzy harus menghadapi realita yang jauh dari bayangan. Ia menggambarkan masa-masa tersebut sebagai sebuah neraka yang tak terlupakan dan penuh siksaan batin.
Kepadatan luar biasa menjadi siksaan utama. Dalam satu sel sempit puluhan narapidana harus berdesakan membuat privasi dan kenyamanan menjadi kemewahan yang tak terjangkau. Kondisi ini memaksa setiap tahanan mencari cara ekstrem demi bisa memejamkan mata. "Tidurnya tiduran tidur posisi yang pertama. Yang posisi kedua tiduran duduk. Posisi ketiga tiduran berdiri. Karena nggak ada tempat sudah" ungkap Jonathan Frizzy dalam sebuah siniar yang kini viral.

Bukan hanya ruang gerak fasilitas kebersihan pun sangat minim. Frizzy menuturkan betapa sulitnya sekadar membersihkan diri atau menggunakan toilet dengan perbandingan yang sangat timpang. "Tujuh puluh orang kamar mandi satu saja. Itu aku gak bisa mandi gak bisa ngapa-ngapain gak bisa buang apa semuanya gak bisa di sana. Gila ini neraka apa yang Tuhan kasih sih gitu" kenangnya pilu menggambarkan keputusasaan yang mendalam.
Trauma yang dialami semakin mendalam saat berhadapan dengan jatah makanan harian. Ia menceritakan momen menjijikkan ketika standar kebersihan makanan di penjara sangat rendah. Ia bahkan harus menyaksikan sendiri pemandangan menjijikkan tikus-tikus berkeliaran di area penyimpanan makanan sebelum dibagikan. "Tuh lihat di depan lagi dimakanin tikus. Terus dibawa masuk mereka makan. Aku gak makan cuma aku nangis" bebernya dengan nada suara yang masih menyimpan trauma.
Jonathan Frizzy terjerat kasus hukum pada Mei 2025. Ia divonis bersalah pada 22 Oktober 2025 di Pengadilan Negeri Tangerang dengan hukuman delapan bulan penjara. Akhirnya ia kembali menghirup udara bebas pada 7 Januari 2026 setelah mendapatkan program Cuti Bersyarat dari Lapas Pemuda Kelas IIA Tangerang.






