Identitas Korban Betrand Peto Terbongkar Influencer Terlibat

Celina

Celina

Identitas Korban Betrand Peto Terbongkar Influencer Terlibat

deteksinews.co.id – Kisah pilu menimpa ANW seorang perempuan yang melaporkan dugaan kekerasan seksual melibatkan nama Betrand Peto ke pihak berwajib. Alih-alih mendapatkan simpati ia justru menjadi sasaran teror brutal dan pembocoran data pribadi atau doxing. Kuasa hukum ANW menuding ada peran akun-akun yang diduga influencer dalam insiden mengerikan ini.

Thulus Pardosi selaku pengacara ANW mengungkapkan bentuk intimidasi yang dialami kliennya jauh melampaui sekadar komentar pedas warganet. Data-data sensitif seperti lokasi tempat kerja dan alamat tempat tinggal ANW sengaja dibeberkan ke publik. Tak hanya itu ancaman langsung dan hinaan bertubi-tubi membanjiri pesan langsung ANW menudingnya sebagai perempuan tidak benar.

Identitas Korban Betrand Peto Terbongkar Influencer Terlibat
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Tim kuasa hukum menemukan indikasi kuat adanya penggiringan opini publik yang disinyalir dilakukan oleh beberapa akun yang bisa dikategorikan sebagai influencer. Mereka diduga secara tidak langsung memprovokasi masyarakat untuk mencari dan menyebarluaskan identitas pribadi ANW. Meskipun tidak menyebutkan nama secara gamblang influencer ini memberikan petunjuk samar yang mengarahkan publik untuk membongkar privasi korban.

Melihat tekanan luar biasa yang dihadapi ANW kuasa hukumnya mendesak masyarakat agar tidak melakukan tindakan perundungan atau penghakiman sepihak terhadap korban. Mereka menekankan pentingnya empati agar korban tidak menderita dua kali. Pertama akibat peristiwa traumatis yang tidak diinginkannya dan kedua akibat stigma serta kecaman dari masyarakat yang tidak memahami duduk perkara.

Terkait potensi pelaporan balik atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik ITE serta tindakan doxing tim hukum ANW masih dalam tahap pengkajian mendalam. Prioritas utama mereka saat ini adalah memastikan perlindungan hak-hak korban dan memastikan proses hukum berjalan adil sehingga kliennya mendapatkan kepastian hukum serta keadilan yang layak.

Seluruh bukti rekaman teror dan intimidasi yang dialami ANW telah diserahkan kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban LPSK sebagai dasar pertimbangan untuk memberikan perlindungan. Di sisi lain pihak Betrand Peto telah membantah keras seluruh tuduhan dugaan kekerasan seksual tersebut dan menyatakan kesiapan untuk mengikuti seluruh prosedur hukum demi meluruskan fakta yang ada.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar