deteksinews.co.id – Pulau Kalimantan kembali diselimuti kabut asap pekat akibat Kebakaran Hutan dan Lahan Karhutla yang meluas. Bencana ini tak hanya mengancam kehidupan warga lokal dan satwa liar namun juga berdampak hingga negara tetangga. Kondisi memprihatinkan ini sontak memantik perhatian para pesohor Tanah Air yang ramai menyuarakan kepedulian dan doa melalui platform media sosial mereka.
Sejumlah bintang papan atas seperti Aaliyah Massaid dan Alyssa Daguise kompak menyampaikan doa tulus untuk pemulihan Indonesia. Aaliyah berharap NTT Sumatera dan Kalimantan segera bangkit dari keterpurukan. Senada Alyssa juga memohon keselamatan bagi seluruh masyarakat yang terdampak. Seruan serupa turut digaungkan Cakra Khan Jerome Polin dan Shireen Sungkar yang mengajak publik untuk mendoakan Kalimantan serta seluruh wilayah Indonesia yang dilanda musibah.

Harapan akan turunnya hujan deras menjadi fokus doa dari Titi Kamal dan Patricia Gouw. Titi Kamal memohon agar hujan segera memadamkan api dan memberikan kekuatan bagi korban. Sementara Patricia Gouw dengan nada frustrasi mengungkapkan keinginannya memiliki kekuatan super untuk membantu Indonesia bahkan sampai meluapkan kekesalannya terhadap korupsi. Ia merasa sangat sedih melihat kondisi Aceh NTT dan Kalimantan yang terus dilanda bencana.
Ungkapan duka mendalam juga datang dari Inul Daratista. Pedangdut senior ini menumpahkan kesedihan atas nasib periuk hidup tempat tinggal dan penderitaan yang dialami bangsa. Ia berharap Allah segera mengakhiri derita dan memberikan pertolongan. Teuku Wisnu menyoroti data mengerikan 33837 hektar lahan yang hangus terbakar mengajak masyarakat untuk mendoakan keselamatan saudara sebangsa dan satwa di hutan.
Tak hanya doa beberapa selebriti juga melontarkan pertanyaan tajam dan kritik terhadap penanganan bencana. Nana Mirdad secara lugas mempertanyakan ketersediaan masker N95 KN95 dalam skala besar rumah singgah berfilter HEPA data kualitas udara real time pos kesehatan gratis hingga bantuan pendapatan bagi pekerja terdampak. Ia menyayangkan kemeriahan pesta 17an di tengah duka yang melanda. Ditto Percussion pun tak ketinggalan menyuarakan kegelisahannya mempertanyakan keberadaan pemerintah di tengah banyaknya bencana.
Penyanyi Andien menyoroti dampak serius pada kesehatan pernapasan anak-anak. Ia membayangkan penderitaan anak-anak di Kalimantan yang jauh lebih parah dibandingkan polusi Jakarta yang sudah membuat anaknya bersin-bersin. Andien juga mengenang kondisi berasap di Kalimantan setahun setelah bencana sebelumnya menunjukkan kekhawatirannya yang mendalam. Kolaborasi suara hati para selebriti ini menjadi pengingat keras bagi semua pihak akan urgensi penanganan Karhutla dan perlunya kepedulian bersama untuk menyelamatkan Kalimantan dari ancaman asap.






