Deteksi News – Pasangan kakak-beradik yang tak pernah berhenti menginspirasi, Mischka Keia Aoki dan Devon Kei Enzo, kembali menggemparkan jagat pendidikan dan teknologi! Setelah sukses besar dengan gerakan sosial Sejuta Impian, kini mereka meluncurkan inovasi terbaru yang siap mengubah peta komunikasi generasi muda: Speak Up AI, sebuah aplikasi latihan public speaking berbasis kecerdasan buatan yang dirancang untuk membangun rasa percaya diri di setiap suara.
Sejak tahun 2021, Mischka dan Devon telah membuktikan komitmen mereka yang luar biasa melalui Sejuta Impian, sebuah inisiatif mulia yang berfokus pada pemerataan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia. Mereka bukan sekadar memberikan bantuan, melainkan turun langsung ke sekolah-sekolah, berdialog dengan siswa dan guru, serta memahami betul tantangan di lapangan. Dari kunjungan-kunjungan inilah mereka menemukan sebuah ironi: banyak siswa berprestasi secara akademik, namun masih kesulitan menyampaikan ide dengan percaya diri. "Saya percaya, anak-anak berani bermimpi besar ketika mereka merasa dilihat, dihargai, dan diberi ruang untuk berkembang," ungkap Mischka, dengan sorot mata penuh harap, saat ditemui di kawasan Jakarta.

Berangkat dari observasi mendalam tersebut, Mischka, yang juga seorang pembicara muda di berbagai forum internasional termasuk ASEAN Summit pada 2023, menginisiasi program Speak Up. Dimulai dari menulis buku panduan public speaking yang mudah dipahami pelajar, hingga menggelar workshop gratis di berbagai sekolah, semua demi satu tujuan: membantu generasi muda berani bersuara. Dedikasi Mischka ini bahkan mendapat pengakuan global. Ia berhasil memenangkan lomba prestisius Rise for the World Award 2024, yang diadakan oleh CEO Google, Eric dan Wendy Schmidt bersama Rhodes Trust, mengalahkan lebih dari 13.000 peserta dari 49 negara. Sebuah kemenangan yang menegaskan urgensi dan kualitas programnya. "Bagi saya, public speaking bukan sekadar keberanian untuk bicara, tetapi kemampuan untuk menyampaikan pikiran dan perasaan dengan percaya diri dan bermakna," tegas Mischka.
Kesadaran akan kebutuhan ruang latihan yang lebih luas dan aksesibel inilah yang kemudian memicu lahirnya Speak Up AI. Setelah melalui serangkaian tahap uji coba yang cermat di sejumlah sekolah, Mischka dan Devon akhirnya meresmikan aplikasi revolusioner ini dalam acara bertajuk "Speak Up AI untuk Pemuda Berdaya dalam Bersaing Global," yang berlangsung meriah di Aula Teater Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora). Acara peluncuran ini dihadiri oleh seratus pemuda antusias dari wilayah Jabodetabek, menandai babak baru dalam pemberdayaan komunikasi. Aplikasi ini dirancang bukan hanya untuk membantu menghafal pidato, melainkan untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan menyusun ide hingga menyampaikannya dengan jelas dan lugas.
Apa saja kehebatan Speak Up AI yang siap memoles kemampuan bicara Anda? Aplikasi ini menawarkan empat fitur utama yang inovatif: pertama, AI Speaking Practice, yang memungkinkan pengguna berlatih berbicara dan mendapatkan evaluasi otomatis secara instan; kedua, Speech Blueprint Generator, sebuah fitur cerdas yang membantu menyusun kerangka pidato sesuai tujuan dan situasi; ketiga, Public Speaking Handbook, materi pembelajaran ringkas yang mudah diakses; dan keempat, Speaking Videos, koleksi video kurasi yang efektif untuk melatih intonasi, bahasa tubuh, hingga teknik persuasi. Semua fitur ini dirancang untuk memastikan pemuda Indonesia tak hanya berani bicara, tetapi juga mampu bersaing dan bersinar di kancah global.
Dengan peluncuran Speak Up AI, Mischka dan Devon sekali lagi membuktikan bahwa inovasi dan kepedulian sosial dapat berjalan beriringan, menciptakan dampak nyata bagi masa depan bangsa. Mereka tidak hanya membangun sebuah aplikasi, tetapi juga membangun jembatan bagi generasi muda untuk meraih impian, satu suara percaya diri pada satu waktu. Ini adalah langkah nyata menuju Indonesia yang lebih berdaya, di mana setiap pemuda memiliki kesempatan untuk didengar dan dihargai.
(wes/pus)






