Deteksinews.co.id – Pengacara kondang Ferry Juan baru-baru ini menyuarakan permohonan tegas kepada publik, khususnya para pengguna media sosial. Ia meminta agar nama mantan istrinya, Zarima Mirafsur, tidak lagi diseret-seret atau dikaitkan dengan kasus hukum yang tengah menjerat Betrand Peto. Permintaan ini muncul setelah putra Ferry Juan, Yusuf Kartiko, turut dimintai keterangan sebagai saksi dalam perkara tersebut, yang kemudian memicu kembali sorotan terhadap masa lalu Zarima.
Ferry Juan mengungkapkan keprihatinannya atas maraknya komentar netizen yang kembali mengungkit julukan "Ratu Ekstasi" yang pernah melekat pada Zarima di era 90-an. Diketahui, pada tahun 1996, Zarima menjadi pusat perhatian publik setelah tersandung kasus kepemilikan 30.000 butir pil ekstasi, sebuah skandal yang membuatnya harus mendekam di balik jeruji besi selama beberapa bulan. Bagi Ferry, masa lalu tersebut seharusnya sudah menjadi lembaran tertutup.

"Saya ingin mengingatkan kepada netizen. Jangan suka membawa-bawa masa lalu orang lain, dalam hal ini Ibu Zarima," tegas Ferry Juan saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jakarta, beberapa waktu lalu. Ia menambahkan bahwa Zarima telah menjalani seluruh proses hukum dan membayar lunas kesalahannya di masa lalu. "Segala perbuatannya sudah dibayar lunas dengan hukumannya. Jadi jangan menyebut-nyebut lagi masa lalu orang. Hati-hati, nanti bisa menjadi fitnah," imbuhnya, mengingatkan akan konsekuensi hukum dari penyebaran informasi yang tidak benar atau pencemaran nama baik.
Pernyataan Ferry Juan ini tidak lepas dari keterlibatan putranya, Yusuf Kartiko, yang akrab disapa Ucup. Yusuf Kartiko bersama seorang temannya, Juba, diperiksa oleh penyidik Subdit PPA Polda Metro Jaya sebagai saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang dilaporkan oleh pihak ANW terhadap Betrand Peto alias Onyo. Keterlibatan Yusuf dalam kasus yang menarik perhatian publik ini secara tidak langsung kembali membuka memori kolektif masyarakat terhadap sosok Zarima.
Melihat putranya terlibat dalam pusaran kasus yang sensitif, Ferry Juan juga tak lupa memberikan nasihat penting kepada Yusuf Kartiko. Di hadapan media, ia meminta Yusuf untuk lebih berhati-hati dalam memilih teman dan menerima ajakan untuk pergi ke suatu tempat. "Sebagai seorang ayah, saya selalu mengingatkan anak saya untuk lebih waspada. Apalagi dalam situasi seperti sekarang, di mana setiap gerak-gerik bisa menjadi sorotan," jelas Ferry, menekankan pentingnya menjaga diri dan reputasi di tengah perhatian publik.
Kasus yang melibatkan Betrand Peto sendiri masih dalam tahap penyelidikan, dan keterangan dari saksi seperti Yusuf Kartiko diharapkan dapat membantu penyidik dalam mengungkap fakta-fakta sebenarnya. Namun, di tengah proses hukum yang berjalan, Ferry Juan berharap agar fokus tetap pada pokok perkara, tanpa menyeret-nyeret nama pihak yang tidak relevan dan telah menyelesaikan urusan hukumnya di masa lalu. Ini adalah seruan untuk menghargai proses rehabilitasi sosial dan memberikan kesempatan bagi setiap individu untuk menjalani hidup baru tanpa bayang-bayang masa lalu yang terus diungkit.






