deteksinews.co.id – Nama Fajar yang dulu dikenal dengan julukan SadBoy kembali mencuri perhatian publik. Kali ini, bukan lagi karena kisah pilu yang sempat membuatnya viral, melainkan karena sebuah transformasi besar pada identitas daringnya. Setelah sempat mengundang tanda tanya dengan pergantian nama akun Instagram menjadi @fajjarhappyboy, Fajar akhirnya membongkar rahasia di balik perubahan tersebut.
Momen pengungkapan ini terjadi saat Fajar hadir sebagai tamu spesial dalam siniar Denny Sumargo, yang akrab disapa Densu. Di tengah obrolan santai, Densu langsung mengulik pergantian sebutan yang belakangan ramai diperbincangkan. "Sekarang kau katanya udah bukan Fajar SadBoy ya, udah Fajar HappyBoy ya? Gara-gara apa kau disebut begitu?" tanya Densu, seperti dikutip dari rilis Blibli yang merujuk pada kanal YouTube CURHAT Bang Denny Sumargo.

Dengan logatnya yang khas, Fajar menjawab pertanyaan tersebut sambil tersenyum lebar. "Jadi gini loh, Pak. Waktu itu aku lagi unggah foto di CFD, eh tiba-tiba Blibli meninggalkan komentar di unggahan aku. Nah, dari situ aku ditantang tuh buat enggak sedih lagi… dan dipercaya sebagai duta merek Blibli. Ternyata benar, bukan cuma jadi duta iklan yang bikin senang, pengalaman berbelanja di Blibli juga mendatangkan kebahagiaan tahu," ujarnya, sebelum spontan menyanyikan jingle yang kini identik dengannya.
Pengakuan tersebut sekaligus menuntaskan keingintahuan khalayak yang sempat muncul beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, Fajar memang sedang giat menggeluti kegemaran baru berlari. Dalam salah satu unggahan di media sosial, ia membagikan foto dengan gaya busana ala ‘pelari kekinian’ sambil berseloroh, "Gaya pelari kalcer mahal ya, adakah merek yang bersedia menjadikanku duta?"
Unggahan itu langsung diserbu komentar dari beragam merek. Berangkat dari tantangan itulah, Fajar diajak mencari berbagai perlengkapan lari, mulai dari sepatu, pakaian olahraga, hingga aksesori pendukung. Pengalaman tersebut rupanya cukup menggeser perspektifnya.
Dalam siniar yang sama, Densu kembali penasaran dengan alasan di balik ekspresi Fajar yang kini tampak lebih berseri. "Tapi apa lagi yang bikin kau happy sekarang?" tanya Densu. Tanpa berpikir lama, Fajar langsung memberikan jawabannya. "Belanja di Blibli itu meraih potongan harga hingga dua juta rupiah," ungkap Fajar.
Jawaban spontan itu sontak memancing gelak tawa Densu. "Oh, jadi kau belanja di Blibli dapat diskon sampai 2 juta? Kenapa bisa ada diskon besar begitu?" tanyanya. Dengan polosnya Fajar kemudian membalas pertanyaan tersebut. "Ya mungkin lagi ulang tahun…" ujarnya.
Mendengar jawaban tersebut, Densu langsung memotong perkataan dengan candaan dan memintanya menjelaskan ulang tahun yang dimaksud. Barulah Fajar menjawab dengan menyampaikan ucapan selamat hari jadi untuk Blibli. "Selamat ulang tahun kepada Blibli, semoga senantiasa jaya, sehat, berlimpah rezeki, dan lancar semuanya. Mudah-mudahan Blibli ke depan semakin lancar usahanya, dipermudahkan segala urusannya. Karena lagi ulang tahun Blibli yang ke-15 Salebration, diskon 2 juta," ucapnya.
Tak berhenti di situ, Fajar juga memboyong sebuah bingkisan untuk Densu yang ia beli melalui Blibli. Momen itu pun berlanjut dengan celetukan Densu yang penasaran dengan keaslian produk tersebut. "Ini asli? Di Blibli semua asli?" tanya Densu. Dengan mantap Fajar membalas bahwa produk di Blibli adalah asli. Jawaban itu sontak mengundang tawa di studio. Percakapan ringan tersebut sekaligus menegaskan pengalaman Fajar selama mengikuti tantangan itu. Ia menemukan produk yang diyakini keasliannya dengan promo yang membuatnya kian puas berbelanja.
Kisah Fajar yang kini tak lagi Sadboy terasa cukup relevan dengan pengalaman banyak individu. Menjadi ‘pelari kekinian’ sering kali dianggap memerlukan anggaran lumayan besar, mulai dari sepatu, pakaian, hingga berbagai aksesori pendukung. Tak sedikit pula yang mengaku kerap menunda membeli perlengkapan olahraga karena berharap menemukan penawaran yang lebih menarik.
Lewat pengalaman belanja di Blibli tersebut, Fajar mengaku justru menemukan bahwa mendapatkan perlengkapan olahraga dari berbagai merek tidak selalu harus menguras dompet. Pengalaman mencari kebutuhan lari yang semula ia bayangkan rumit, kini bertransformasi menjadi pemicu semangat baru yang berujung pada identitas barunya: HappyBoy.






