deteksinews.co.id – Dunia hiburan dikejutkan dengan pengakuan blak-blakan aktor Dude Harlino mengenai honor fantastis yang ia terima bersama sang istri, Alyssa Soebandono. Pasangan selebriti ini secara gamblang membeberkan nominal kontrak senilai Rp 1,5 miliar per tahun sebagai Brand Ambassador (BA) PT Dana Syariah Indonesia (DSI). Pengungkapan mengejutkan ini terjadi di hadapan majelis hakim dalam persidangan perkara PT DSI yang digelar belum lama ini di Pengadilan Negeri Depok.
Dude Harlino, yang hadir sebagai saksi, tidak hanya mengungkap angka selangit tersebut, tetapi juga merinci awal mula kerja sama hingga deretan kewajiban yang harus mereka jalankan. "Kami dikontrak sebagai brand ambassador PT Dana Syariah Indonesia," ujar Dude menjelaskan perannya dalam persidangan.

Kisah kemitraan ini bermula pada tahun 2022, ketika manajemen Dude dan Alyssa dihubungi oleh salah satu staf DSI dengan tawaran menarik. Diskusi awal kemudian berlanjut di kantor DSI yang berlokasi di Gedung Prosperity Tower. Dalam pertemuan tersebut, Dude mengaku mendapat penjelasan mendalam mengenai profil dan model bisnis perusahaan.
"Kami tidak tahu sama sekali waktu itu, jadi dijelaskan DSI ini apa sebenarnya," kata Dude. Ia menambahkan, DSI dipaparkan sebagai perusahaan yang bergerak di bidang properti dengan mengusung prinsip syariah. Namun, Dude tidak langsung menerima tawaran tersebut. Ia sempat menanyakan aspek legalitas perusahaan, termasuk perizinan dan pengawasan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta keberadaan Dewan Pengawas Syariah.
Setelah pertemuan itu, Dude membawa tawaran tersebut untuk dibicarakan bersama Alyssa. Tim mereka pun tak tinggal diam, melakukan penelusuran lebih lanjut melalui situs web dan berbagai sumber untuk memastikan keabsahan izin perusahaan. "Kami dapatkan memang sudah ada izin yang resminya," tegas Dude, yang kemudian memantapkan keputusan mereka untuk menjalin kerja sama.
Dalam persidangan, jaksa juga menggali lebih jauh sosok yang pertama kali menjelaskan DSI kepada Dude. Aktor kawakan itu menyebut nama Taufiq sebagai individu yang memberikan pemaparan komprehensif. Taufiq menjelaskan DSI sebagai perusahaan fintech berbasis syariah, termasuk perannya bagi investor, peminjam (borrower), hingga akad syariah yang digunakan.
Kerja sama Dude dan Alyssa sebagai BA DSI resmi dimulai pada Maret 2022 dengan sistem kontrak tahunan. "Kami dikontrak per tahun, nanti pada saat masa kontrak berakhir, bisa diperpanjang kembali," jelas Dude. Nominal Rp 1,5 miliar tersebut merupakan nilai kontrak kolektif untuk keduanya.
Sebagai Brand Ambassador, Dude dan Alyssa memiliki sejumlah tanggung jawab. Di antaranya adalah menjalani proses syuting iklan televisi, sesi pemotretan untuk materi promosi DSI, hingga membuat unggahan di media sosial. Mereka juga diwajibkan menghadiri berbagai acara offline yang diselenggarakan oleh DSI.
Dude membenarkan bahwa segala kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan dan arahan dari pihak DSI. Konsep iklan, kampanye promosi, hingga materi untuk acara offline telah digodok dan disiapkan oleh tim DSI. Untuk acara offline, mereka biasanya menerima panduan kerja atau TOR beberapa hari sebelumnya, yang berisi gambaran kegiatan dan poin-poin yang akan dibahas. Jumlah konten yang harus dipublikasikan di berbagai platform seperti Instagram, YouTube, dan televisi, semuanya telah diatur secara rinci dalam kontrak kerja sama.






