Dilema Erika Carlina Hadapi Komentar Netizen

Celina

Celina

Dilema Erika Carlina Hadapi Komentar Netizen

Deteksinews.co.id – Kehidupan seorang figur publik sering kali menjadi konsumsi terbuka bagi masyarakat luas. Hal ini tidak hanya berlaku bagi kehidupan pribadi sang artis, tetapi juga merambah hingga ke tumbuh kembang buah hati mereka. Fenomena inilah yang tengah dirasakan oleh aktris cantik Erika Carlina. Meski berusaha tampil tangguh di depan kamera, Erika mengaku kerap merasa terganggu dan kepikiran oleh berbagai komentar warganet mengenai kondisi putranya, Endru.

Sebagai seorang ibu, Erika awalnya bertekad untuk bersikap masa bodoh terhadap segala bentuk opini yang beredar di media sosial. Ia ingin menjadi sosok orang tua yang tidak mudah terpengaruh oleh hiruk-pikuk dunia maya. Namun, kenyataannya tidak semudah yang dibayangkan. Setiap kali ia membaca komentar yang menyoroti fisik atau kesehatan sang anak, rasa khawatir itu muncul dan sulit untuk diredam.

Dilema Erika Carlina Hadapi Komentar Netizen
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Sebenarnya aku mau bilang tidak peduli, tapi ternyata tetap kepikiran. Tadinya aku ingin sok cuek, ingin jadi tipe ibu-ibu yang bilang ‘apaan sih, tidak mau dengar’. Tapi ternyata setelah membaca komentar, aku malah jadi kepikiran," ungkap Erika Carlina saat ditemui di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Alih-alih meladeni perdebatan atau membalas komentar negatif tersebut dengan kata-kata, Erika memilih langkah yang lebih konkret dan medis. Ia menjadikan komentar netizen sebagai alarm untuk lebih waspada terhadap kesehatan Endru. Ia memilih untuk membawa sang buah hati ke dokter guna memastikan bahwa segala kekhawatiran yang dilemparkan warganet memang tidak benar adanya.

Beberapa poin yang sempat menjadi sorotan tajam netizen antara lain adalah kondisi kesehatan mata Endru serta cara berjalan sang anak yang dinilai sering jinjit. Menanggapi hal tersebut, Erika tidak memberikan pembelaan di kolom komentar, melainkan langsung melakukan tindakan nyata. "Aku tidak membalas atau me-reply komentar mereka. Tapi, kalau ada yang bilang soal mata, besoknya aku langsung bawa ke dokter. Begitu juga saat ada yang bilang kakinya jinjit, aku langsung bawa periksa lagi. Jadi, aku tidak membalas lewat kata-kata, tapi aku praktekkan dengan memeriksakannya," jelasnya.

Hasil dari pemeriksaan medis tersebut justru memberikan kabar baik yang mengejutkan. Erika mengungkapkan bahwa perkembangan fisik Endru ternyata sangat pesat. Salah satu hal yang paling mencolok adalah pertumbuhan tinggi badan sang anak yang mengalami lonjakan signifikan. Menurutnya, dalam kurun waktu hanya satu bulan, tinggi badan Endru bertambah hingga 10 sentimeter. Angka ini jauh melampaui rata-rata pertumbuhan anak pada umumnya yang biasanya hanya bertambah sekitar 4 hingga 5 sentimeter dalam periode yang sama.

Selain fokus pada kesehatan fisik, Erika juga mulai merenungkan perannya sebagai orang tua di masa depan. Ia memiliki prinsip yang kuat untuk tidak menjadi orang tua yang otoriter atau memaksakan kehendak kepada anaknya. Erika ingin memberikan ruang seluas-luasnya bagi Endru untuk menentukan jalan hidupnya sendiri, termasuk dalam hal karier dan minat pribadi.

"Untuk ke depannya, aku serahkan semuanya kepada Endru. Aku tidak ingin menjadi orang tua yang memaksa. Tugasku adalah menjadi pengarah, memberikan arahan agar dia bisa menemukan jalannya sendiri dengan baik," pungkas Erika menutup pembicaraan.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar