deteksinews.co.id – Suasana duka mendalam menyelimuti prosesi pemakaman aktor senior Zainal Abidin atau yang akrab disapa Diding Boneng di TPU Menteng Pulo Jakarta Pusat Senin 3 Agustus 2026. Rona kesedihan terpancar jelas dari raut wajah keluarga dan kerabat yang hadir mengantarkan sang legenda ke peristirahatan terakhirnya.
Isak tangis tak terbendung mengiringi momen ketika jenazah komedian kawakan itu perlahan dikebumikan. Meski berusaha tegar beberapa anggota keluarga tak kuasa menahan air mata saat melihat batu nisan bertuliskan nama Zainal Abidin tegak berdiri di atas gundukan tanah merah yang masih basah. Tangisan pilu mereka menjadi saksi bisu kepergian sosok yang dicintai.

Lantunan doa khusyuk mengiringi prosesi pemakaman dipimpin oleh pemuka agama setempat. Di sela-sela doa sang pemuka agama menyampaikan pesan menyentuh hati para pelayat. Ia mengapresiasi tinggi dedikasi almarhum yang dikenal tulus dan aktif berkarya di bidang seni peran serta teater sepanjang hidupnya.
Puncak kesedihan keluarga tak terhindarkan saat prosesi tabur bunga dimulai. Tangisan mereka pecah sejadi-jadinya di atas pusara yang baru. Beberapa anggota keluarga yang tak sanggup menahan kesedihan mendalam memilih untuk menyendiri sejenak meluapkan emosi jauh dari kerumunan demi memberikan penghormatan terakhir yang lebih tenang bagi almarhum.
Kabar duka ini memang datang secara mendadak dan mengejutkan banyak pihak. Aktor ikonik yang dikenal lewat peran-perannya di Warkop DKI ini mengembuskan napas terakhir pada Senin pagi pukul 06.04 WIB. Sebelum berpulang Diding Boneng sempat berjuang melawan berbagai komplikasi kesehatan yang bermula dari gangguan pencernaan.
Pihak keluarga mengungkap setelah dibawa ke RS Tarakan hasil pemeriksaan medis justru menunjukkan almarhum terkena serangan stroke dan tekanan darah tinggi. Kondisi ini diperparah dengan riwayat asma genetik yang telah lama diidapnya sejak masa muda. Diding sempat menjalani perawatan intensif selama sepuluh hari dan diperbolehkan pulang tiga hari sebelumnya. Namun takdir berkehendak lain saat kondisinya memburuk secara drastis pada malam sebelum meninggal dunia.






