Chiki Fawzi Ungkap Momen Mencekam di NTT

Celina

Celina

Chiki Fawzi Ungkap Momen Mencekam di NTT

deteksinews.co.id – Musisi sekaligus aktivis kemanusiaan Chiki Fawzi baru saja menyelesaikan misi beratnya di Nusa Tenggara Timur. Putri bungsu Ikang Fawzi ini berbagi kisah mencekam saat membantu korban gempa Magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores pada pertengahan Agustus 2026. Kehadirannya di Manggarai Timur bukan sekadar memberikan bantuan fisik namun juga menjadi saksi langsung kengerian pascabencana.

Selama berada di lokasi Chiki mengaku terus dihantui rentetan guncangan lanjutan yang tak berkesudahan. Gempa susulan terjadi hampir setiap waktu menciptakan suasana horor yang terus-menerus menguji mental para relawan dan warga. "Ada yang guncangannya sangat kuat ada pula yang ringan. Tapi yang kecil itu saking seringnya jedanya cuma tiga puluh menit bahkan lima belas menit. Tanah seolah tak pernah berhenti bergetar" ungkap Chiki Fawzi saat ditemui di Studio Trans TV Jakarta Selatan Senin 24 Agustus 2026.

Chiki Fawzi Ungkap Momen Mencekam di NTT
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Intensitas guncangan yang tiada henti membuat waktu istirahat para relawan menjadi sangat minim. Mereka harus selalu siaga penuh sepanjang malam tak bisa tidur nyenyak. "Selama empat hari saya tidak bisa tidur pulas. Paling hanya terpejam sebentar. Setelah guncangan mulai agak stabil barulah bisa tidur dua atau tiga jam. Gempa-gempa itu benar-benar mengganggu psikis" tuturnya.

Beban psikologis yang dirasakan Chiki semakin berat karena harus menyaksikan langsung bangunan-bangunan yang porak-poranda. Rasa cemas menjadi tantangan terbesar terutama saat guncangan kuat kembali datang tiba-tiba di tengah kegelapan malam. "Sangat sulit bagi saya untuk tidur di malam hari karena dihantui rasa gelisah dan pikiran yang terus berkecamuk. Pernah saya terlelap lalu terbangun dan langsung melompat menyelamatkan diri bersama teman-teman" jelasnya.

Kengerian di lokasi bencana semakin nyata ketika Chiki melihat bangunan di sekitar posko relawan satu per satu roboh akibat gempa susulan yang cukup kuat. "Waktu itu sekitar enam magnitudo wah itu besar sekali. Gedung dekat tenda saya langsung runtuh. Memang guncangannya campur-campur ada yang tiga empat bahkan mungkin ada yang dua" pungkasnya. Chiki Fawzi berharap kondisi di NTT segera bangkit agar masyarakat dapat kembali membangun kehidupan mereka yang hancur.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar