Bukan Romantis, Uut Permatasari Ungkap Jurus Anti-Badai Rumah Tangga!

Celina

Celina

Bukan Romantis, Uut Permatasari Ungkap Jurus Anti-Badai Rumah Tangga!

Deteksi News – Di balik kilau panggung dan senyum manisnya, Uut Permatasari, pedangdut yang dikenal dengan goyang khasnya, ternyata menyimpan segudang kebijaksanaan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Lebih dari satu dekade membina biduk perkawinan dengan seorang perwira polisi, Uut secara blak-blakan mengakui bahwa keharmonisan yang ia nikmati bukanlah tanpa tantangan. Ia menguak tabir perbedaan karakter yang kerap mewarnai hari-harinya, terutama dengan sang suami yang, menurutnya, jauh dari kesan romantis dan cenderung kaku.

"Sebenarnya yang manja saya," kenang Uut dengan tawa renyah saat ditemui di Studio Rumpi Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin. Ia melanjutkan dengan sebuah anekdot lucu yang menggambarkan dinamika unik dalam rumah tangganya. "Cuma suami saya… lucu kalau diajak romantis! Jadi suami saya tuh lucu. Kalau diajak romantis nih ya, ah aku kan emang manja orangnya. Dia langsung gini ‘Ayang, Ayang… coba pijetin saya dong pijetin kepala saya’. Jadi mengalihkan gitu," ujarnya, menceritakan bagaimana sang suami kerap "menyelamatkan diri" dari suasana romantis dengan cara yang tak terduga.

Bukan Romantis, Uut Permatasari Ungkap Jurus Anti-Badai Rumah Tangga!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Meski memiliki pasangan yang kurang ekspresif dalam hal romansa, Uut tak lantas merasa kurang. Ia justru menemukan keindahan dalam cara suaminya menunjukkan kasih sayang yang berbeda. Bagi Uut, konflik dan perbedaan pendapat adalah bagian tak terpisahkan dari setiap pernikahan. Namun, pelantun ‘Putri Panggung’ ini memiliki resep jitu untuk menyikapi setiap persoalan yang muncul.

Langkah pertama dan utama yang selalu ia tempuh adalah komunikasi. "Saya sekarang kalau ada sesuatu itu, pertama saya bicarakan," tegasnya. Namun, Uut juga memahami bahwa ada kalanya diskusi berulang tak membuahkan hasil instan. Dalam kondisi demikian, ia memilih jalan spiritual. "Kalau saya bicarakan dan itu akan diulang-ulang terus gitu ya, sesuatu yang kita bicarakan kita rembukkan tuh dilakukan lagi terus tanpa sengaja atau nggak sama suami saya, sekarang saya pasrahkan sama Allah," tuturnya, menunjukkan kedalaman imannya dalam menghadapi cobaan rumah tangga.

Uut menyadari bahwa pernikahan adalah proses menyatukan dua individu dengan latar belakang, kebiasaan, dan karakter yang berbeda. Oleh karena itu, kesabaran menjadi fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap pasangan. "Dalam rumah tangga tuh nggak mungkin mulus karena menyatukan kelebihan kekurangan dua orang yang berbeda itu disatukan kan, pasti ada kekurangan kelebihan. Jadi ya, satu harus sabar gitu kan," imbuhnya, memberikan wejangan yang relevan bagi banyak pasangan.

Di balik sifat suaminya yang dinilai kaku dan anti-romantis, Uut menyimpan rasa syukur yang begitu besar. Selama lebih dari satu dekade menjalani biduk rumah tangga, ia menegaskan bahwa sang suami tak pernah sekalipun memperlakukannya dengan kasar. Ini adalah nilai yang paling ia hargai dan menjadi alasan utama kebahagiaannya. "Tapi kalau beliau marah sama saya nggak pernah. Kalau marah nggak pernah. Kayak ngasarin saya itu nggak pernah sama sekali. Bersyukurnya di situ gitu. Jadi eh beliau bukan orang romantis, tapi beliau juga tidak pernah ngasarin saya," tutup Uut Permatasari, memberikan gambaran bahwa cinta dan penghargaan tak selalu harus diukur dari seberapa romantis pasangan, melainkan dari seberapa besar rasa aman dan hormat yang diberikan. Sebuah pelajaran berharga dari dapur rumah tangga seorang selebriti yang patut direnungkan.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar