Banting Setir! Jelita Bahar Temukan Terapi Anti-Anxiety di Balik Risol

Celina

Celina

Banting Setir! Jelita Bahar Temukan Terapi Anti-Anxiety di Balik Risol

Deteksi News – Dunia hiburan memang penuh gemerlap, namun tak jarang menyimpan kisah perjuangan di baliknya. Salah satunya datang dari pedangdut Jelita Bahar, putri penyanyi senior Anisa Bahar. Setelah sempat menepi karena gangguan kecemasan (anxiety disorder) yang melumpuhkan, Jelita kini menemukan ‘obat’ mujarabnya di dapur, lewat bisnis risol yang ia rintis. Ini bukan sekadar mencari nafkah, melainkan sebuah coping mechanism yang efektif, seperti yang dilaporkan deteksinews.co.id.

Jelita mengungkapkan bahwa berjualan risol menjadi aktivitas produktif yang membantunya mengalihkan pikiran dari kecemasan dan asam lambung yang kerap kambuh. "Kenapa aku jualan risol, karena salah satunya mencari kegiatan juga. Daripada di rumah doang ngerasa laper, kalau dibikin aktivitas kan enggak. Buka puasa pun lapang, bisa buat sedekah dan ngasih makan orang lewat juga," ujarnya dengan senyum tulus saat ditemui di Studio Rumpi No Secret Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026). Baginya, setiap adonan dan isian risol adalah bentuk meditasi yang menenangkan.

Banting Setir! Jelita Bahar Temukan Terapi Anti-Anxiety di Balik Risol
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ide ini berawal saat Ramadan lalu. Dari sekadar mencari kesibukan, kini usaha risolnya justru banjir pesanan. Dengan bekal hobi memasak dan kecintaannya pada kuliner, Jelita mampu menjual 200 hingga 300 risol setiap harinya. Ia bahkan turun tangan langsung mengurus semuanya, dari menyiapkan bahan hingga menggoreng, dari siang hingga malam. Untuk sementara, pemesanan masih terbatas di Jabodetabek karena kekhawatiran produk beku (frozen) akan rusak jika dikirim ke luar kota.

Meski kini disibukkan dengan adonan dan minyak panas, statusnya sebagai figur publik tak luntur begitu saja. Seringkali, momen lucu terjadi saat pelanggan mengenalinya. "Dramanya kadang ada yang minta foto pas aku lagi asyik goreng. Aduh, aku aja jadi gak fokus gorengnya. Padahal kalau risol itu digorengnya harus bener, kalau enggak nanti dia bisa jadi lembek atau kulitnya pecah," ceritanya sambil tertawa renyah, menggambarkan sisi humanis di balik kesibukannya. Dukungan penuh pun mengalir dari keluarga, termasuk sang ibunda, Anisa Bahar, dalam menjalankan usaha sederhana ini bersama satu rekan kerja.

Kerinduan akan panggung hiburan memang tak bisa dipungkiri. Jelita mengaku ingin kembali, namun untuk panggung yang lebih intim, bukan yang besar. Ia berharap kondisi kesehatannya terus membaik dan usaha risolnya bisa berkembang lebih besar, bahkan mampu membuka lapangan pekerjaan bagi banyak orang. "Sebenarnya kalau dagangan itu ada untungnya. Tapi pinter-pinter kita aja. Kalau kita untungnya besar sih enggak mungkin besar banget lah ya. Ya pasti ada untungnya walaupun kecil," pungkasnya, menunjukkan semangat wirausaha yang realistis dan harapan yang membara.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar