Deteksi News – Siapa sangka, di balik gelimang harta dan popularitasnya saat ini, Baim Wong pernah merasakan getirnya kebangkrutan. Aktor sekaligus YouTuber ini blak-blakan mengungkap masa-masa sulitnya antara tahun 2018 hingga 2020, di mana ia terpaksa pontang-panting mencari nafkah usai keluar dari rumah produksi besar.
"Antara 2018 sampai 2020 itu masa-masa sulit. Saya keluar dari Sinemart, berjuang sendiri, dan nggak bisa bayar KPR," ungkap Baim saat ditemui di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, (17/3/2026).

Tak hanya itu, Baim juga mengakui kegagalannya berulang kali di dunia bisnis kuliner semakin memperparah kondisi keuangannya. Sejak tahun 2007, berbagai usaha restoran yang ia coba selalu berujung pada kebangkrutan yang menguras habis tabungannya.
"Saya itu banyak bangkrutnya di restoran. Dari tahun 2007 sampai 2020, uangnya habis di situ," jelasnya.
Enggan merepotkan orang tua, Baim bahkan sempat berniat menjual mobil Alphard kesayangannya demi menyambung hidup dan melunasi cicilan KPR. "Susahnya itu karena nggak pernah minta uang dari Papa Mama lagi. Nggak terbiasa minta, akhirnya nggak punya uang, maunya jual barang. Mobil Alphard sudah mau saya jual," kenangnya.
Namun, bak mendapat durian runtuh, Baim Wong menemukan secercah harapan melalui platform YouTube. Awalnya hanya iseng mengisi waktu luang, kanal YouTube miliknya justru menjadi penyelamat dari keterpurukan ekonomi. Kini, Baim menjelma menjadi salah satu konten kreator paling sukses di Indonesia.
"Sangat, sangat (YouTube jadi titik balik). Dari nggak ada kerjaan sampai buat YouTube karena nggak ada kerjaan. Nggak sengaja. Karena kan kita juga buat kontennya ya memang iseng, memang suka bagi-bagi buat orang senang," pungkasnya. Kisah inspiratif Baim Wong ini membuktikan bahwa kerja keras dan pantang menyerah akan selalu membuahkan hasil. (ahs/mau – deteksinews.co.id)






