Deteksi News – Kabar mengejutkan seputar dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang sempat menyelimuti rumah tangga aktor Evan Marvino dengan sang istri, Uffridatun Nitami, kini mulai menemukan titik terang. Setelah badai perselisihan yang menghebohkan publik, bintang sinetron ini dikabarkan telah rujuk dan berkomitmen untuk melakukan transformasi diri demi keutuhan keluarga. Evan, dengan jujur mengakui bahwa ketidakmampuan mengelola emosi menjadi akar masalah yang hampir merenggut kebahagiaan mereka.
Proses mediasi yang melibatkan keluarga besar menjadi angin segar, menandai babak baru bagi pasangan ini. Evan Marvino, dengan nada penuh harap, mengungkapkan bahwa ia dan Uffridatun kini tengah berjuang bersama dalam fase penyembuhan, berupaya menutup lembaran lama yang penuh luka. "Perkembangannya sih ya kita sama-sama menutup luka yang lama dan mencoba menjadi versi yang lebih baik lagi aja ke depannya gitu," ujar Evan saat ditemui oleh tim Deteksi News di Studio Trans TV, Jakarta Selatan, pada Senin (22/6/2026).

Konflik rumah tangga yang sempat menjadi buah bibir di jagat maya, berkat unggahan sang istri di media sosial, menjadi cambuk berharga bagi aktor berusia 31 tahun ini. Ia tak menampik, letupan emosi sesaat seringkali menjadi biang kerok keributan yang sebenarnya bisa dihindari. "Introspeksi diri aja sih. Kalau saya lebih sabar lagi, jangan sering apa ya… terpancing emosi, lebih kalem lagi apalagi anaknya perempuan dua-duanya gitu kan," ungkap Evan, menyiratkan penyesalan mendalam dan tekad untuk menjadi figur ayah yang lebih tenang bagi kedua putrinya.
Tak hanya soal emosi, Evan juga menyoroti pentingnya memperbaiki jalinan komunikasi dalam rumah tangganya. Ia menyadari, banyak perselisihan sebelumnya bermula dari kurangnya kemampuan untuk saling memahami dan mendengarkan. "Ke depannya kita banyak yang kita benahi dari mulai komunikasi, untuk sifat-sifat yang harus bisa saling mengerti satu sama lain," tegasnya, menunjukkan komitmen untuk membangun fondasi hubungan yang lebih kuat.
Pelajaran berharga lainnya yang dipetik Evan adalah mengenai etika bermedia sosial. Ia sangat menyesalkan bagaimana urusan pribadinya sempat menjadi santapan publik akibat curahan hati di dunia maya. Bagi Evan, menjaga privasi keluarga adalah benteng terkuat untuk melindungi nama baik dan kesehatan mental seluruh anggota keluarga. "Jadi apa pun yang terjadi di rumah tangga ya cukup kita berdua aja di rumah tangga," tutupnya, memberikan pesan mendalam tentang pentingnya menjaga keintiman rumah tangga dari sorotan publik.






