Deteksinews.co.id – Perjalanan kasus perceraian antara aktris Audi Marissa dan suaminya, Anthony Xie, kembali diwarnai kejutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Setelah sempat beredar kabar mengenai kesepakatan damai dan rencana rujuk pasca-mediasi, Audi Marissa justru mengambil langkah yang berlawanan, memutuskan untuk melanjutkan gugatan cerainya. Keputusan ini sontak menimbulkan tanda tanya besar di kalangan publik dan penggemar yang sebelumnya berharap rumah tangga pasangan selebriti ini dapat terselamatkan.
Agenda persidangan yang seharusnya membahas pencabutan berkas gugatan cerai, berubah drastis pada Selasa (6/10/2026). Melalui kuasa hukumnya, Audi Marissa secara tegas menyatakan keinginannya untuk meneruskan proses hukum hingga ke pokok perkara, membatalkan rencana penarikan gugatan yang sebelumnya telah diisyaratkan. Perubahan sikap ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat laporan sebelumnya yang menyebutkan kedua belah pihak telah mencapai titik terang dalam mediasi.

Rendi Rumapea, kuasa hukum Anthony Xie, mengonfirmasi perubahan sikap ini saat ditemui di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. "Awalnya agenda kami adalah pencabutan gugatan. Namun, pihak penggugat, Audi, beserta kuasanya, menyampaikan bahwa mereka tetap ingin melanjutkan hingga ke pokok perkara," jelas Rendi, menunjukkan adanya perubahan arah yang signifikan dalam kasus ini. Keputusan ini secara efektif mengembalikan kasus perceraian mereka ke meja hijau untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Keputusan mendadak dari Audi Marissa ini secara otomatis membatalkan seluruh hasil mediasi yang telah disepakati kedua belah pihak pada akhir September lalu. Upaya perdamaian yang sempat disebut-sebut berhasil menyelamatkan biduk rumah tangga mereka, kini dinyatakan tidak berlaku dan gugur. "Jadi, hasil mediasi yang sebelumnya tercapai kini dianggap tidak berlaku lagi, gugur kemarin. Informasi yang bisa saya sampaikan hari ini adalah benar bahwa gugatan perceraian akan diteruskan," tegas Rendi Rumapea, menjelaskan implikasi hukum dari keputusan tersebut.
Mengenai motif di balik perubahan keputusan Audi Marissa yang terkesan mendadak ini, tim kuasa hukum Anthony Xie mengaku belum menerima penjelasan yang rinci. Sidang kali ini, menurut Rendi, memang baru sebatas penyampaian laporan hasil mediasi kepada majelis hakim, belum menyentuh substansi atau alasan mendalam di balik keinginan Audi untuk melanjutkan perceraian. Hal ini menambah misteri di balik dinamika hubungan pasangan yang telah dikaruniai seorang anak ini.
Di sisi lain, pihak Anthony Xie menyatakan akan menghormati setiap langkah hukum yang diambil oleh Audi Marissa. Sebagai pihak tergugat, mereka kini tengah mempersiapkan materi jawaban untuk menghadapi agenda persidangan selanjutnya, yang rencananya akan digelar pada pekan depan. Persiapan ini penting untuk menyajikan argumen dan bukti-bukti yang relevan di hadapan majelis hakim, mengingat kasus kini akan masuk ke tahap pembuktian dan pemeriksaan pokok perkara.
Rendi menambahkan bahwa proses persidangan selanjutnya akan dilakukan secara daring melalui sistem e-Court. "Minggu depan adalah agenda jawaban dari pihak kami. Karena pendaftaran awal dilakukan melalui e-Court, maka persidangan akan terus berjalan melalui sistem tersebut," jelasnya. Penggunaan e-Court memungkinkan proses hukum berjalan lebih efisien, meskipun tetap memerlukan persiapan matang dari kedua belah pihak.
Meski gugatan cerai kini dipastikan akan terus bergulir, Rendi Rumapea menekankan bahwa pintu perdamaian masih terbuka lebar bagi Audi dan Anthony. Peluang untuk rujuk, menurutnya, tetap ada selama majelis hakim belum mengeluarkan putusan akhir. "Jalan untuk berdamai itu masih ada, kok. Selama belum ada putusan cerai, mereka masih memiliki kesempatan dan hak untuk rujuk. Hanya saja, hari ini memang tidak terjadi pencabutan gugatan," tutup Rendi, memberikan sedikit harapan di tengah proses hukum yang berlanjut dan menjadi sorotan publik.






