Celina

Celina

Hati Ruben Remuk! Perjuangan Ayah Demi Anak Terhalang

Deteksi News – Dunia hiburan kembali diwarnai kabar pilu dari salah satu selebriti paling dicintai, Ruben Onsu. Presenter kondang ini, melalui kuasa hukumnya, Minola Sebayang, mengungkapkan kondisi psikisnya yang kini berada di titik jenuh, bahkan nyaris putus asa. Konflik rumah tangga dengan Sarwendah yang tak kunjung usai, terutama terkait akses bertemu buah hatinya, menjadi beban terberat yang harus dipikul Ruben. Kelelahan yang mendalam ini bukan sekadar fisik, melainkan luka batin seorang ayah yang merindukan pelukan anak-anaknya.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Minola Sebayang menjelaskan, rasa lelah yang menghimpit Ruben sebenarnya sudah membayangi sejak lama, jauh sebelum polemik ini menjadi santapan publik. Upaya Ruben untuk menjalin komunikasi dan mendapatkan quality time bersama anak-anaknya kerap berujung pada ketidakpastian. "Dari dulu juga sudah lelah. Ruben kan sudah berupaya berbagai macam cara untuk bisa bertemu dengan anaknya, tapi kan selalu diputar-putar gitu loh. Lempar sana lempar sini," ungkap Minola dalam wawancara virtual, Selasa (16/6/2026), menggambarkan frustrasi yang dialami kliennya. Kondisi emosional bintang Brownis Trans TV itu disebut sangat terpukul, merasa perannya sebagai ayah kandung perlahan-lahan mulai terpinggirkan dari kehidupan anak-anaknya.

Kerinduan Ruben kepada anak-anaknya disebut telah mencapai taraf yang tak terlukiskan. Minola kesulitan mencari kata yang tepat untuk menggambarkan betapa berat beban mental yang kini dipikul kliennya. "Sekangen-sekangen apa ya sulit untuk digambarkan. Sesuatu yang sudah tidak dapat digambarkan lagi kan berarti ini sudah luar biasa. Kangennya sudah gak ketolongan ini istilahnya orang sekarang. Begitulah dia," beber sang pengacara, mengisyaratkan kedalaman perasaan Ruben yang melampaui batas wajar. Ini bukan sekadar rindu biasa, melainkan jeritan hati seorang ayah yang mendamba kehadiran buah hatinya.

Tak hanya soal akses pertemuan, pihak Ruben Onsu juga menyoroti kemunculan pihak luar yang kini sering terlihat bersama anak-anaknya di media sosial. Fenomena ini memicu kekhawatiran mendalam, sebab Ruben merasa ada upaya sistematis untuk mengaburkan peran dirinya sebagai ayah kandung. "Yang muncul justru foto-fotonya S dengan orang lain kan begitu ya, bersama dengan anak-anak. Sehingga kesannya, kesannya ingin mengganti, mengganti ayah kandungnya si anak-anak itu ke orang lain. Sementara orang lain itu juga belum memiliki ikatan apa pun. Jadi, inilah yang mungkin membuat Ruben lelah," tegas Minola Sebayang, menyoroti potensi pergeseran identitas figur ayah di mata anak-anaknya.

Ruben Onsu, menurut tim hukumnya, hampir setiap saat menanyakan perkembangan mengenai akses untuk bertemu anak. Ia sangat berharap bisa menjalankan peran sederhana seorang ayah, seperti menjemput atau mengantar anak-anak sekolah, tanpa harus melalui prosedur yang rumit dan berbelit. "Setiap saat dia sampaikan seperti itu. Dan itu sudah kita sampaikan berulang-ulang dalam pertemuan dengan kuasa hukumnya S. Kapan itu anak bisa ketemu dengan ayahnya? Kapan ayahnya bisa mengantar anaknya ke sekolah?" pungkas Minola, menggambarkan betapa fundamentalnya keinginan Ruben untuk kembali menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitas anak-anaknya.

Merasa jalan komunikasi dan mediasi menemui jalan buntu, pihak Ruben Onsu kini tengah mematangkan persiapan gugatan ke pengadilan untuk mengurus hak asuh anak secara resmi. Langkah hukum ini menjadi pilihan terakhir agar polemik jadwal pertemuan tidak terus berulang, dan Ruben Onsu mendapatkan jaminan hukum untuk bisa berkumpul bersama buah hatinya tanpa adanya hambatan di masa depan. Ini adalah perjuangan seorang ayah yang tak ingin menyerah demi memastikan haknya dan kebahagiaan anak-anaknya.

(ahs/mau)

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar