Celina

Celina

Skandal CCTV Inara-Insanul: Insanul Fahmi Bongkar Pengkhianat!

Deteksi News – Jagat hiburan kembali dihebohkan dengan drama yang melibatkan nama Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Kali ini, sorotan tajam tertuju pada dugaan penyebaran, bahkan penjualan, rekaman CCTV yang menampilkan momen pribadi mereka. Yang lebih mengejutkan, Insanul Fahmi secara blak-blakan mengungkap bahwa dalang di balik skandal ini adalah orang terdekat Inara sendiri, sebuah pengkhianatan yang tak terduga.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Dalam sebuah pernyataan yang menggetarkan, Insanul menyebut bahwa sosok yang diduga menjadi pelaku adalah individu yang bekerja di kediaman Inara Rusli. Pengakuan ini tentu saja memicu gelombang kejut, tak hanya bagi publik yang mengikuti kasus ini, tapi juga bagi Insanul sendiri yang mengaku sangat syok mengetahui fakta pahit tersebut. "Saya benar-benar tidak menyangka, ini seperti ditusuk dari belakang," lirihnya, menggambarkan betapa hancurnya perasaannya.

Saat ditemui awak media di Polda Metro Jaya, Rabu malam, raut wajah Insanul Fahmi tak bisa menyembunyikan harapannya akan keadilan. "Ya biar nanti diperiksa saja sama penyidik. Doain yang terbaik ya semuanya ya," ujarnya dengan nada penuh harap, menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas.

Kasus ini bukanlah laporan baru. Sebelumnya, Insanul telah mengambil langkah hukum dengan melaporkannya ke Bareskrim Polri atas dugaan tindak pidana illegal access. Tak main-main, ia juga telah menyerahkan segudang bukti yang menguatkan laporannya. Gustomi, selaku kuasa hukum Insanul, belum lama ini membeberkan kepada deteksinews.co.id bahwa bukti-bukti tersebut meliputi percakapan chat, rekaman suara (voice note), hingga rekaman video yang krusial. Seluruh bukti ini telah dikonsultasikan secara mendalam dengan penyidik.

Proses penyelidikan pun berjalan intens. Insanul Fahmi sendiri telah menjalani pemeriksaan maraton, menjawab sekitar 40 pertanyaan dari penyidik, dan turut melampirkan tiga bukti tambahan yang semakin memperkuat posisinya. Menanggapi pernyataan kuasa hukum saksi sebelumnya yang mengindikasikan adanya dugaan rekaman CCTV yang diperjualbelikan, Insanul tak bisa menyembunyikan rasa terkejut dan kerugian mendalam yang ia rasakan. Ini bukan hanya soal privasi yang terenggut, tapi juga potensi penyalahgunaan informasi pribadi yang berujung pada keuntungan materiil pihak tak bertanggung jawab, sebuah tindakan yang mencederai kepercayaan dan etika.


Also Read

Tags

Tinggalkan komentar