Deteksinews.co.id – Pengusaha Insanul Fahmi memilih untuk bungkam seribu bahasa saat awak media mencoba menggali lebih dalam mengenai dinamika hubungannya dengan selebgram Inara Rusli. Sikap tertutup ini ditunjukkan sang pengusaha saat ia menghadiri agenda pemeriksaan tambahan di Bareskrim Polri terkait kasus dugaan akses ilegal (illegal access) yang tengah menjadi sorotan publik.
Ketika didesak mengenai intensitas komunikasi antara dirinya dan Inara sebelum proses Berita Acara Pemeriksaan (BAP) berlangsung, Insanul hanya memberikan jawaban singkat dan padat. Ia tampak enggan memberikan ruang bagi media untuk mengeksplorasi sisi personal kehidupannya. "Tidak ada, tidak ada," ujar Insanul singkat saat ditemui di Bareskrim Polri, Kamis (5/11/2026).

Keengganan Insanul untuk membuka ruang diskusi mengenai urusan asmara semakin terlihat saat pertanyaan beralih ke ranah keluarga. Ia sempat ditanya mengenai kedekatan Inara Rusli dengan putra kandungnya dari pernikahan sebelumnya dengan Wardatina Mawa. Menanggapi hal tersebut, Insanul langsung mengambil langkah defensif dengan mengalihkan pembicaraan.
Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini seharusnya adalah persoalan hukum yang sedang berjalan, bukan mengenai urusan pribadi yang dianggapnya tidak relevan dengan agenda pemeriksaan. "Mungkin nanti saja ya pembahasannya. Lebih baik kita bahas soal illegal access saja, atau kita bahas hal lain yang sedang ramai sekarang," tegasnya sembari mencoba menghentikan rentetan pertanyaan mengenai kehidupan pribadinya.
Perseteruan antara Insanul Fahmi, Inara Rusli, dan Wardatina Mawa memang telah menjadi drama panjang yang melibatkan ranah hukum. Hubungan antara Insanul dan Inara mulai mencuat ke permukaan pada akhir tahun 2025. Kabar tersebut sempat mengguncang publik setelah Insanul mengakui telah melangsungkan pernikahan siri dengan Inara, padahal saat itu ia masih berstatus sebagai suami sah dari Wardatina Mawa.
Pernyataan tersebut memicu kemarahan Wardatina Mawa yang secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan restu maupun izin untuk praktik poligami. Bagi Mawa, hubungan tersebut merupakan bentuk perselingkuhan yang nyata. Hal ini kemudian berujung pada laporan hukum di Polda Metro Jaya pada November 2025 atas dugaan perzinaan, dengan menyertakan bukti-bukti kuat berupa rekaman CCTV dan pesan singkat.
Konflik rumah tangga ini akhirnya mencapai titik akhir secara legal ketika pengadilan memutuskan perceraian antara Insanul dan Mawa pada Juli 2026. Namun, kemelut tidak berhenti di situ. Inara Rusli justru mengambil langkah hukum balik dengan melaporkan dugaan pembobolan rekaman CCTV di kediamannya ke Bareskrim Polri, yang kini menjadi fokus utama dalam pemeriksaan Insanul Fahmi.






