deteksinews.co.id – Kisah rumah tangga pengusaha Ariestya Agung Setiawan atau akrab disapa Aris kini menjadi sorotan publik. Ia mengungkapkan dampak mengejutkan dari dugaan perzinaan istrinya dengan suami seorang figur publik. Skandal ini tak hanya mengguncang rumah tangganya, namun juga berdampak besar pada anak-anaknya yang kini harus menghadapi sorotan media.
Aris telah melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya pada 22 Juli 2026. Laporan tersebut menyasar sang istri, EF, dan pria berinisial M, yang tak lain adalah suami dari seorang artis kenamaan. Mereka dituduh melanggar Pasal 411 dan 412 KUHP baru, terkait dugaan perzinaan dan perselingkuhan.

"Anak-anak sangat terkejut melihat papa mamanya muncul di televisi," ungkap Aris di Pondok Indah Jakarta Selatan. Meskipun demikian, Aris memastikan kondisi buah hatinya saat ini dalam keadaan baik. Uniknya, hingga kini Aris belum mengajukan gugatan cerai terhadap EF. Kuasa hukumnya Dodi Sularso menjelaskan bahwa keputusan ini masih dalam pertimbangan mendalam, mengingat adanya keluarga besar dan masa depan anak-anak yang harus dipikirkan.
Dodi menambahkan bahwa Aris bukan tanpa keinginan untuk bercerai. Namun, ia masih mencari waktu yang tepat untuk mengambil langkah tersebut. Beban mental dan psikologis keluarga menjadi prioritas utama Aris dalam menghadapi situasi sulit ini.
Aris juga menceritakan sempat menerima permintaan maaf dari EF. Namun, ia menilai permintaan maaf itu hanya basa-basi, karena setelahnya sang istri kembali menunjukkan sikap arogan. Di sisi lain, pria berinisial M, yang diduga terlibat dalam skandal ini, sama sekali belum menunjukkan itikad baik untuk menghubungi Aris.
Pengusaha tersebut kini memilih untuk fokus pada proses hukum dan bukti-bukti kuat yang telah ia kumpulkan. Ia tidak lagi memikirkan apakah EF dan M masih menjalin komunikasi. Dodi Sularso menegaskan bahwa kliennya memiliki alat bukti krusial, salah satunya berupa rekaman video, yang akan menjadi dasar utama dalam kasus ini.
Dengan nada tegas Aris melontarkan ultimatum. "Jika kasus ini tidak kunjung tuntas, saya tidak akan ragu untuk memutar video itu. Biar satu Indonesia tahu!" ancamnya, menunjukkan keseriusan dalam mencari keadilan. Pihak Aris menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada penyidik. Dodi berharap agar proses hukum berjalan objektif dan transparan, sehingga kebenaran dapat terungkap dan keadilan dapat ditegakkan bagi kliennya.






