deteksinews.co.id – Konflik rumah tangga selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah kembali memanas dengan munculnya tuntutan tak terduga. Pihak Ruben Onsu kini mempertanyakan kewajiban mendadak berupa tes kesehatan sebagai syarat mutlak untuk bisa berjumpa dengan anak-anaknya. Situasi ini diungkapkan oleh tim pengacara Ruben Onsu Tiffani Setiawaty usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Rabu 2 September 2026.
Tiffani menyoroti keanehan syarat tersebut yang baru diajukan sekarang. Ia menegaskan sebelumnya tidak pernah ada ketentuan serupa saat Ruben hendak bertemu buah hatinya. "Mengapa syarat itu baru diajukan sekarang Apa perbedaannya dulu sama sekarang Kan sama saja Kenapa syarat itu baru diajukan sekarang" tanya Tiffani penuh keheranan.

Ia lantas mengungkit momen ketika Ruben akan berangkat umrah. Menurut Tiffani kala itu tidak ada permintaan agar Ruben menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu. "Kalau memang ada syarat pada waktu Ruben mau berangkat umrah langsung disodorkan saja kepada si Ruben anak-anak Apakah ada syarat saat itu Kan gak ada" ujarnya.
Tim pengacara Ruben juga meragukan klaim yang menyebut Ruben masih dalam pengawasan terkait konsumsi obat. "Dari mana dia tahu bahwa ada minum obat pengawasan minum obat ada minum obat atau tidak minum obat dari mana tahu" tutur Tiffani. Ia menegaskan bahwa kondisi kesehatan tidak akan menggugurkan hak Ruben sebagai seorang ayah. "Hak ayah tetap tidak berubah hak ibu tetap tidak berubah terhadap anak-anaknya" tegasnya.
Mengenai dokumen hasil pemeriksaan kesehatan Ruben yang disebut berbeda Tiffani menyerahkan persoalan tersebut kepada ahli dan proses persidangan. "Itu kan nanti kan ada ahli untuk bisa menjelaskan hal itu" katanya. Ia menambahkan bahwa kliennya telah menunjukkan hasil pemeriksaan non-reaktif pada waktu lalu. Tiffani membantah jika Ruben tidak bisa bertemu anak-anaknya karena harus menjalani tes kesehatan. "Nah itu tidak pas" terangnya sembari mempertanyakan landasan hukum di balik syarat tersebut.
Selain isu tes kesehatan Tiffani juga membahas permintaan audit dalam perkara ini. Menurutnya audit diperlukan untuk membuktikan klaim pengeluaran yang disebut berkaitan dengan pemeliharaan dan pendidikan anak-anak. "Jadi apa yang mereka klaim gitu kan apa yang mereka keluarkan ya sebagai pengeluaran apakah betul itu adalah pengeluaran terkait dengan pemeliharaan dan pendidikan anak-anak Itu yang harus dibuktikan oleh mereka" jelasnya.
Terkait klaim nafkah selama delapan bulan termasuk biaya sekolah anak yang disebut belum dibayarkan Tiffani menyatakan pihak Ruben masih menanti rincian pengeluaran. "Ya mana itulah makanya klien kami kan selalu meminta perinciannya Perinciannya mana" ucapnya. Ia menyebut hingga kini belum menerima rincian maupun bukti berupa resi atau tanda terima. Meski demikian Tiffani memastikan Ruben siap menunaikan kewajibannya untuk kebutuhan anak-anak. "Selama itu terkait dengan pemeliharaan anak dan pendidikan anak klien kami akan bertanggung jawab kok Pasti akan bertanggung jawab" tegasnya.
Sidang perkara ini akan kembali digelar secara e-Court pekan depan dengan agenda pembacaan jawaban dari pihak tergugat.






