deteksinews.co.id – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan Tanah Air. Komedian Simson Rarameha Ngadang atau akrab disapa Temon, telah berpulang pada Minggu 12 Juli 2026. Momen pilu ini terjadi saat sahabat karibnya, Abdel Achrian, sedang berada jauh di Amerika Serikat. Meski terpisah benua, Abdel disebut terus memantau perkembangan berita menyedihkan tersebut dari negeri Paman Sam.
Jio Jimmy, manajer mendiang Temon, membeberkan hal ini saat ditemui di rumah duka kawasan Mampang Prapatan Jakarta Selatan. Menurutnya Abdel mengetahui kabar duka tersebut melalui grup percakapan WhatsApp yang berisi para sejawat di dunia komedi. "Abdel kebetulan lagi masih di luar negeri, jadi ya cuma tadi diwakili sama kakak-kakaknya" terang Jio Jimmy pada Minggu 12 Juli 2026.

Jio menambahkan bahwa berita kepergian Temon dengan cepat menyebar di berbagai grup WhatsApp, termasuk grup PASKI dan Radio SK yang juga diikuti Abdel. "Masihlah. Pas dapat kabar, di grup sudah ada tuh, ramai-ramai di grup PASKI juga Cing Abdel ada, di Radio SK juga ada, jadi mereka tahu semuanya" ujarnya.
Mendengar kabar mengejutkan itu Abdel tak tinggal diam. Ia segera menghubungi kolega-koleganya untuk menggali informasi lebih lanjut, termasuk menanyakan alur kejadian wafatnya Temon. "Paling aku pas ini ditelepon sama Bang Kodil dikasih tahu ya, Abdel cuma nanya kronologinya gimana" lanjut Jio.
Meski tak bisa hadir langsung untuk melayat Abdel tetap menunjukkan rasa dukanya yang mendalam. Jio mengungkapkan bahwa Abdel menyampaikan kesedihan mendalamnya melalui pesan di grup WhatsApp. "Ada emotikon nangis di grup WhatsApp, ada emotikon ya lewat WA kita" tuturnya.
Dalam kesempatan yang sama Jio juga menceritakan kronologi meninggalnya Temon. Menurutnya almarhum sempat mengalami serangan mendadak pada Minggu pagi sebelum akhirnya pihak keluarga membawanya ke RSUD Mampang untuk mendapatkan pertolongan medis. "Jadi kronologisnya itu sama keluarga dibawa pagi-pagi tuh pas ada serangan, dibawa ke rumah sakit ya, Rumah Sakit RSUD Mampang sini. Terus sudah sampai UGD apa IGD itu enggak ketolong katanya" ujar Jio.
Diperkirakan Temon tiba di rumah sakit sekitar pukul 08.00 WIB dan sempat mendapatkan penanganan medis. Namun takdir berkehendak lain, nyawanya tidak berhasil diselamatkan. "Jam 8-an kira-kira jam 8-an. Pokoknya sempat ada penanganan ya jam 7 jam 8-an tuh sudah ada penanganan di sana, cuma takdirnya meninggal" pungkasnya.






