11 Tahun Tanpa Drama! Uut Permatasari: Suami Itu Separuh Nyawa

Celina

Celina

Deteksi News – Siapa tak kenal Uut Permatasari? Pedangdut dengan goyang ngecornya yang ikonik ini tak hanya sukses di panggung hiburan, namun juga berhasil membangun istana cinta yang kokoh dan jauh dari terpaan gosip miring. Selama 11 tahun mengarungi bahtera rumah tangga bersama sang suami, Kombes Tri Goffarudin Pulungan, kehidupan mereka nyaris tak pernah tersentuh riak drama, sebuah pencapaian langka di tengah hiruk pikuk dunia selebriti. Lantas, apa rahasia di balik keharmonisan yang bikin banyak orang penasaran ini?

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Ditemui di Studio Rumpi Trans TV, Uut dengan senyum khasnya yang menawan membongkar kunci utama yang ia pegang teguh. “Pertama nih ya, saya mencintai suami saya karena Allah. Kedua, saya menjaga komunikasi baik dengan suami saya. Ketiga, saya menerima kelebihan dan kekurangan suami saya,” ungkapnya lugas. Ini bukan sekadar ucapan manis, melainkan fondasi kokoh yang ia tanam sejak awal pernikahan. Baginya, rasa cinta kini telah berevolusi, jauh melampaui romansa biasa yang kerap digambarkan dalam lagu-lagu.

“Cinta saya itu sudah bukan seperti cinta yang biasa,” ujarnya, matanya menerawang, menunjukkan kedalaman perasaannya. “Jadi cinta saya itu eh bener-bener cintanya itu sudah separuh nyawa saya itu adalah suami saya.” Sebuah pengakuan yang mengharukan, menunjukkan betapa pentingnya sosok sang suami dalam hidupnya. Dan wujud cinta separuh nyawa itu tak melulu soal kata-kata atau hadiah mewah. Ibu dua anak ini punya ritual manis yang mungkin tak banyak orang tahu: memijat sang suami setiap malam. “Percaya nggak, setiap hari, tiap malam, hampir tiap malam itu kalau sudah waktunya bobo ya, beliau kan bobonya duluan dibanding saya… itu dipijat,” ceritanya, menggambarkan momen intim penuh kasih sayang saat sang suami terlelap karena lelah beraktivitas. Sebuah sentuhan kecil yang berbicara banyak tentang perhatian dan pengabdian.

Lebih dari sekadar pelayanan fisik dan komunikasi yang terjaga, Uut juga memegang teguh prinsip syukur dan anti-perbandingan. “Saya tidak pernah membandingkan suami saya dengan yang lain karena hidup ini buat saya bukan perbandingan, tapi hidup ini dijalani, disyukuri, dan dipertanggungjawabkan nanti di akhirat,” tegas pelantun ‘Putri Panggung’ ini. Ia tak pernah tergoda untuk melirik rumput tetangga yang mungkin terlihat lebih hijau, atau membandingkan pencapaian pasangannya dengan orang lain. “Itu pantang buat saya untuk membandingkan imam saya sama orang lain gitu,” imbuhnya, menunjukkan keteguhan hati yang luar biasa dalam menjaga kehormatan dan posisinya sebagai istri.

Dari kisah Uut Permatasari, kita bisa belajar bahwa rumah tangga harmonis bukan hanya tentang cinta yang menggebu di awal, melainkan tentang niat ibadah, komunikasi tulus, penerimaan tanpa syarat, sentuhan kasih sayang kecil yang tulus, serta rasa syukur yang tak berujung. Sebuah resep mujarab yang terbukti ampuh menjaga keutuhan cinta selama lebih dari satu dekade, jauh dari sorotan miring media dan hiruk pikuk kehidupan selebriti.


Also Read

Tags

Tinggalkan komentar