Deteksi News – Kabar mengejutkan datang dari pasangan selebriti Anisa Rahma dan Anindito Dwis. Nama mereka mendadak terseret dalam pusaran kasus dugaan penipuan umrah yang mengguncang Hanania Travel. Ironisnya, di tengah sorotan publik dan panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Anisa mengaku syok bukan kepalang, mengingat ia dan suami telah melakukan riset mendalam sebelum memutuskan bekerja sama.
Keduanya kini harus berhadapan dengan meja pemeriksaan sebagai saksi kunci di Polda Metro Jaya, sebuah situasi yang jauh dari bayangan mereka saat awal menjalin kemitraan dengan perusahaan travel tersebut. Anisa, dengan raut wajah penuh kebingungan, menceritakan kembali awal mula keterlibatan mereka.

"Awalnya memang ada tawaran langsung dari pihak Hanania kepada kami," ungkap Anisa Rahma dengan nada prihatin saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat (12/6/2026) malam. "Tapi kami tidak serta-merta mengiyakan. Kami ingin memahami betul bagaimana proses dan bentuk kerja samanya."
Bukan sekadar basa-basi, Anisa dan Anindito mengaku melakukan penelusuran menyeluruh. "Kami lihat rekam jejak travel ini, bagaimana aktivitas di media sosialnya, hingga testimoni-testimoni dari para jemaah yang sudah berangkat," jelas Anisa. "Dan alhamdulillah, pada saat itu semua terlihat sangat bagus. Fasilitas memadai, dan para jemaah pun memberikan respons positif serta kepuasan."
Dengan segala pertimbangan matang dan keyakinan akan kredibilitas yang terpancar dari informasi yang mereka dapatkan, pasangan ini akhirnya memantapkan hati untuk menerima tawaran tersebut. "Kami menimbang-nimbang, melihat SOP kerja sama, dan merasa ‘Oh iya, insyaallah kita bisa menjalani kerja sama ini’," lanjutnya, menggambarkan optimisme mereka kala itu.
Maka tak heran, ketika badai kasus dugaan penipuan ini menerpa Hanania Travel, Anisa mengaku sangat terkejut. "Tentunya kaget banget, nggak nyangka juga. Karena pada saat kami bekerja sama, tidak ada sama sekali isu-isu seperti yang terjadi sekarang ini," ujarnya, raut wajahnya menunjukkan kebingungan mendalam.
Ia menambahkan, seluruh perjalanan umrah yang pernah mereka jalani bersama Hanania Travel selalu berlangsung mulus tanpa kendala. "Semua lancar selama perjalanan di sana, para jemaah yang lain pun testimoninya bagus. Pas tahu ternyata terjadi sebuah masalah kayak gini, benar-benar kaget, nggak nyangka. Kami juga bingung dan tiba-tiba dipanggil menjadi saksi ini," keluhnya, menyiratkan beban pikiran yang tak terduga.
Meski demikian, Anisa dan sang suami menegaskan komitmen mereka untuk bersikap kooperatif penuh dalam membantu proses penyelidikan yang sedang berlangsung. "Kami memenuhi panggilan untuk melancarkan prosesnya," tegas Anisa. "Saksi yang kita pun jadi ngebantu ya," timpal Anindito Dwis, memberikan dukungan. "Iya, jadi kooperatif juga," sambung Anisa.
Peristiwa ini diakui menjadi pelajaran berharga yang tak akan terlupakan bagi Anisa dan Anindito dalam memilih kerja sama di masa mendatang. "Iya, tentunya juga menjadi pelajaran ke depannya untuk lebih berhati-hati lagi. Karena di sini kita harus melihat sebelum mengambil pekerjaan, apakah legalitasnya sudah sesuai, lalu latar belakang perusahaan itu sendiri benar-benar kita harus dalami," pungkas Anisa, menutup wawancara dengan pesan penting bagi dirinya dan publik.






