Deteksi News – Keluarga mendiang komedian Mpok Alpa kini tengah berjuang demi hak anak-anaknya. Suami Mpok Alpa, Ajie Darmaji, bersama kuasa hukumnya, Zaki, berencana menggugat mantan manajer mendiang yang berinisial T, terkait dugaan penyelewengan dana hasil jerih payah Mpok Alpa semasa hidup. Jumlahnya fantastis, mencapai lebih dari Rp 2 miliar!
Menurut Zaki, dugaan penggelapan ini terjadi sejak 2018 hingga 2023, saat Mpok Alpa masih aktif di dunia hiburan. "Ada beberapa pendapatan almarhum yang tidak disampaikan. Totalnya sekitar Rp 2 miliar sekian, itu dipakai dan tidak disampaikan ke almarhum," ungkap Zaki, seperti dikutip deteksinews.co.id.

Ajie Darmaji geram dan menegaskan bahwa uang tersebut adalah hak waris anak-anaknya. "Bayar dong uang yang kemarin kau pakai, yang tidak disampaikan ke almarhum. Di sini ada hak anak-anak," tegas Ajie dengan nada kesal.
Pihak keluarga telah mengumpulkan bukti-bukti kuat terkait aliran dana tersebut. Ajie bahkan menyebutkan adanya rincian print out transaksi keuangan yang menunjukkan adanya kejanggalan. Kuasa hukum pun tengah mempersiapkan laporan pidana dan gugatan perdata untuk segera diajukan.
Kasus ini sebenarnya sudah diupayakan penyelesaian secara kekeluargaan sejak Mpok Alpa masih hidup. Bahkan, sempat ada perjanjian addendum yang menjanjikan pembayaran cicilan, namun tak kunjung terealisasi. Komunikasi dengan T pun kini terputus.
"Tidak bisa dihubungi. Kalau memang niat tanggung jawab, datang dong temui kita," ujar Ajie. Ia juga membantah isu bahwa T adalah keluarga Mpok Alpa. Menurutnya, T yang justru mendekati Mpok Alpa untuk menjadi manajer.
Ajie juga mengungkapkan bahwa T sempat menjaminkan sebuah rumah di Tangerang, namun nilainya jauh dari total kerugian. "Harganya sekitar Rp 600 jutaan. Jauh, masih kurang sekitar Rp 1,5 miliar lagi," jelasnya.
Keluarga Mpok Alpa berharap keadilan dapat ditegakkan dan hak anak-anaknya dapat kembali. "Almarhum cari uang buat siapa? Buat anak-anaknya. Anak-anak ini butuh biaya sekolah ke depan, masih ada yang bayi dan balita. Itu hak anak-anak almarhum, makanya kita kejar," pungkas Zaki. Kasus ini akan terus bergulir dan Deteksi News akan terus memberikan informasi terbaru.






