Ummi Quary Tolak Adegan Intim Demi Restu Keluarga

Celina

Celina

Ummi Quary Tolak Adegan Intim Demi Restu Keluarga

Deteksinews.co.id – Aktris sekaligus komedian muda berbakat, Ummi Quary, kini semakin menancapkan jejaknya di kancah perfilman nasional. Meskipun namanya kian melambung dan tawaran akting terus mengalir deras, bintang film "People Pleaser" ini dikenal memiliki prinsip teguh yang tak bisa ditawar, yakni mematuhi batasan-batasan yang telah ditetapkan oleh sang ibunda tercinta. Sebuah komitmen yang jarang ditemui di tengah dinamika industri hiburan yang serba cepat dan menuntut adaptasi.

Ummi Quary secara terbuka mengungkapkan bahwa ibundanya adalah sosok yang tak terpisahkan dari perjalanan kariernya. Sejak awal meniti karier di dunia hiburan hingga mencapai titik popularitas saat ini, sang ibunda selalu hadir mendampingi dalam setiap kegiatan. Kehadiran ibunda bukan sekadar menemani, melainkan menjadi pilar utama yang memberikan dukungan moral dan arahan. "Setiap ada acara, baik besar maupun kecil, Mama pasti selalu aku ajak serta," tutur Ummi Quary saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu, menegaskan betapa sentralnya peran ibunya.

Ummi Quary Tolak Adegan Intim Demi Restu Keluarga
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Keterlibatan ibunda Ummi Quary tidak berhenti pada pendampingan fisik semata. Lebih dari itu, ibunya juga berperan aktif dalam menyeleksi dan mengawasi setiap tawaran peran yang datang. Sebelum mengambil keputusan, Ummi selalu berdiskusi mendalam dan meminta pertimbangan dari sang ibu. Dalam proses ini, ibundanya memiliki sejumlah "pakem" atau aturan main yang sangat tegas dan tidak bisa ditawar. Salah satu yang paling ditekankan adalah larangan untuk mengambil adegan yang mengandung kontak fisik terlalu intim atau kemesraan berlebihan dengan lawan main.

"Sudah pasti saya curhat dan berdiskusi. Mama punya garis merahnya, hal-hal yang tidak boleh saya ambil, misalnya adegan yang terlalu mesra dengan lawan main," jelas Ummi Quary. Mantan bintang "Lenong Bocah" ini menegaskan bahwa ia sama sekali tidak merasa terkekang oleh batasan-batasan tersebut. Sebaliknya, ia menerima setiap aturan yang diberikan keluarganya dengan hati lapang dan penuh kesadaran. Baginya, batasan ini justru menjadi kekuatan. "Saya tidak keberatan sama sekali, karena restu dari Mama itu sama dengan restu dari Tuhan," ujarnya, menggambarkan keyakinan kuatnya.

Meskipun memiliki batasan dalam adegan fisik, Ummi Quary tidak pernah mengorbankan profesionalisme dan totalitasnya dalam berakting. Ia tetap berupaya keras untuk memberikan penampilan terbaik dan mendalami setiap karakter baru yang dipercayakan kepadanya. Tantangan untuk tetap tampil maksimal tanpa melanggar prinsip keluarga justru memacunya untuk lebih kreatif dalam mengekspresikan emosi dan karakter. "Ada beban tersendiri, tapi itu adalah tanggung jawab besar. Rumah produksi, sutradara, bahkan penulis skenario sudah menaruh kepercayaan pada saya untuk memerankan karakter tersebut," pungkasnya, menunjukkan dedikasinya yang tinggi.

Kisah Ummi Quary menjadi cerminan bahwa kesuksesan di industri hiburan tidak selalu harus diraih dengan mengorbankan nilai-nilai pribadi dan restu keluarga. Dengan memegang teguh prinsip dan menjadikan restu orang tua sebagai landasan, Ummi Quary membuktikan bahwa ia bisa menapaki karier gemilang sambil tetap menjaga integritas dan nilai-nilai yang ia yakini. Sebuah inspirasi bagi para seniman muda untuk menemukan keseimbangan antara tuntutan profesi dan pegangan hidup.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar