Asri Welas Simpan Harta Karun Untuk Calon Mantu

Celina

Celina

Asri Welas Simpan Harta Karun Untuk Calon Mantu

deteksinews.co.id – Aktris serba bisa Asri Welas kembali mencuri perhatian publik dengan sebuah pengakuan mengejutkan. Ia menguak rencana tak terduga terkait koleksi adibusana tradisionalnya yang merupakan warisan turun-temurun. Bukan untuk ketiga putranya, Asri justru menyiapkan harta berharga itu khusus bagi para calon menantunya kelak. Sebuah langkah yang bukan hanya menjaga tradisi, tetapi juga merajut kisah lintas generasi.

Asri Welas, yang dikenal dengan berbagai perannya di layar kaca, mengungkapkan bahwa ia tidak memiliki anak perempuan. Oleh karena itu, agar tradisi keluarganya tetap lestari, ia memutuskan untuk menyimpan seluruh koleksi kebaya tersebut. Baginya, setiap helai kebaya bukan sekadar busana formal, melainkan penyambung kisah lintas zaman yang sarat makna dan sentuhan emosional yang mendalam. Warisan ini harus terus dirawat dan diceritakan kembali.

Asri Welas Simpan Harta Karun Untuk Calon Mantu
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Aku tidak punya anak perempuan, tapi nanti aku wariskan buat mantu-mantuku," ujar Asri Welas saat ditemui di kawasan Thamrin Jakarta Pusat belum lama ini.

Keinginan kuat ini muncul karena seniman multitalenta tersebut merasa memiliki kedekatan personal yang tak terpisahkan dengan kebaya. Ia merasa terpanggil untuk menjaga pusaka leluhur yang telah diturunkan dari generasi ke generasi. "Aku menurunkan kepada anakku seperti ibuku, balik lagi semua kita belajar kebaya dari orang tua kita," imbuhnya.

Koleksi yang disimpan ibu tiga anak itu bukan sembarang pakaian, melainkan barang-barang yang memiliki jejak sejarah panjang dalam silsilah keluarganya. Salah satu bukti kecintaannya terhadap warisan lama adalah ketika ia memilih mengenakan kebaya pengantin ibundanya sebagai busana lamarannya sendiri.

"Kebaya ibuku menikah aku jadikan kebaya lamaranku. Jadi semua tentang kebaya itu dari eyangku, semua kebaya eyangku aku pakai lagi. Bukannya pelit, tapi detail renda dan brokatnya, serta potongan desainnya, kini sulit ditemukan di pasaran. Jadi semakin tua usia kebaya, justru semakin memikat hatinya untuk dikenakan," terangnya.

Bagi Asri, keunikan desain dan detail pengerjaan kebaya zaman dahulu memiliki kualitas yang sulit ditandingi oleh rancangan modern. Namun, di luar aspek estetika, kekuatan sejati busana ini justru terletak pada kenangan dan cerita yang terajut dalam setiap serat kainnya.

"Karena modelnya, desainnya, dan ceritanya begitu dekat sama kita, sehingga kita ingin mengulang dan menceritakan kembali. Kalau memang kebaya itu asal dari rumah dan kita pakai, ya ampun terbayang-bayang dan sampai sekarang masih aku simpan," pungkasnya, menunjukkan betapa berharganya setiap potongan kain itu baginya.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar