Boby Tince Bangkit Usai Rugi Miliaran Rupiah

Celina

Celina

Boby Tince Bangkit Usai Rugi Miliaran Rupiah

deteksinews.co.id – Komedian sekaligus aktor Boby Tince kini membagikan kisah perjuangannya pasca bisnis travel dan umrahnya terpuruk, menelan kerugian fantastis hingga Rp 2 miliar. Jauh dari hiruk pikuk panggung hiburan, Boby kini mencurahkan perhatian penuh pada keluarga kecilnya dan mengelola usaha kuliner rumahan di kediamannya, yang terletak di lereng Gunung Salak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Boby Tince mengungkapkan, hari-harinya kini diisi dengan kebersamaan bersama buah hati. Selain itu, sebagian besar waktunya dihabiskan untuk mengawasi dan mengembangkan warung makannya. "Jalan-jalan bersama anak-anak. Saya lebih banyak di warung, mengurus usaha kuliner di rumah. Jadi, selain di warung, saya juga menjaga anak-anak. Ada waktu luang, kami jalan-jalan di sekitar rumah, berkumpul dengan istri dan anak-anak untuk menikmati waktu berkualitas," tuturnya baru-baru ini di Jakarta.

Boby Tince Bangkit Usai Rugi Miliaran Rupiah
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di tengah kesibukan mengelola warung, Boby juga mulai memperkenalkan dunia usaha kepada anak-anaknya. Ia mendidik putrinya untuk akrab dengan dunia dapur, mengajarkan keterampilan yang penting bagi perempuan. Sementara untuk putranya, Boby memilih untuk memberi kebebasan sesuai minat mereka, namun tetap menegaskan bahwa pendidikan adalah prioritas utama yang tak bisa ditawar.

"Kalau yang perempuan, saya lebih banyak mengarahkan, karena perempuan harus tahu dapur. Kalau yang laki-laki, saya biarkan mengikuti suasana hatinya. Paling hanya meminta bantuan mengambil ini atau itu. Tapi tidak terlalu fokus pada pekerjaan warung, karena fokus utama mereka adalah belajar," jelas Boby. Ia berencana, jika anak-anaknya sudah lebih dewasa dan memiliki waktu luang, barulah ia akan mengajarkan seluk-beluk pengelolaan bisnis warung makan secara lebih mendalam.

Meski telah melepas bisnis travel dan umrah yang pernah dirintisnya, Boby Tince tidak lantas menutup diri. Ia masih membuka diri untuk berbagi informasi seputar perjalanan ibadah umrah bagi siapa pun yang membutuhkan konsultasi. Baginya, kegiatan ini merupakan bagian dari dakwah tak langsung atau syiar, sebuah bentuk pengabdian yang masih bisa ia lakukan. "Jadi, kalau ada teman-teman yang ingin konsultasi masalah umrah, saya tetap siap membantu. Itu kan sama saja syiar secara tidak langsung. Misalnya bertanya, ‘Mas, sebaiknya ke biro apa, dengan siapa?’ Saya pasti bantu," ujarnya.

Sebelumnya, usaha travel dan umrah yang ia bangun harus gulung tikar dengan kerugian mencapai Rp 2 miliar. Kebangkrutan ini dipicu oleh kesehatan finansial perusahaan yang memburuk, di mana beban operasional bulanan jauh melampaui pendapatan yang diterima.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar