Hati Ayah Teriris! Ruben Onsu Dihalangi Bertemu Anak!
Deteksi News – Kabar pilu datang dari dunia selebriti, menyelimuti hati presenter kondang Ruben Onsu. Raut kekecewaan tak bisa disembunyikan saat ia mengungkapkan perasaannya di hadapan publik. Momen berharga bersama kedua buah hatinya, Thalia dan Thania Putri Onsu, di sebuah acara balet, justru diwarnai kehadiran sosok pria tak dikenal yang diduga melakukan pengawasan ketat. Sebuah pemandangan yang tak hanya mengusik privasi, tetapi juga melukai hati seorang ayah yang mendambakan kebebasan berinteraksi dengan darah dagingnya sendiri.

Insiden yang terjadi di tengah pertunjukan balet anak-anaknya itu menjadi sorotan utama. Meski Ruben Onsu menegaskan bahwa seluruh biaya acara tersebut sepenuhnya ia tanggung, ia justru merasa diperlakukan secara diskriminatif. Aksesnya untuk mendekati dan berinteraksi leluasa dengan putri-putrinya seolah dibatasi oleh tembok tak kasat mata. "Terlepas dari biaya, ayah kandungnya adalah Ruben. Tapi tempat duduknya saja dipisahkan, dan dia juga tidak mendapatkan akses untuk bisa bertemu dengan leluasa," ungkap Minola Sebayang, kuasa hukum Ruben Onsu, di Gedung KPAI, Menteng Jakarta Pusat, Senin (22/6/2026), seperti dilansir deteksinews.co.id.
Tak hanya sekadar pengakuan, pihak Ruben Onsu juga menyertakan bukti kuat berupa rekaman video. Dalam tayangan tersebut, terlihat jelas bagaimana sosok pria yang disebut-sebut sebagai teman pria mantan istrinya itu, secara intens mengawasi setiap gerak-gerik Ruben saat mencoba berinteraksi dengan Thalia dan Thania di sela-sela acara. Pria tersebut, menurut Minola, dinilai telah melampaui batas kewenangan, bersikap seolah-olah memiliki hak penuh atas anak-anak tersebut di hadapan ayah kandungnya sendiri. "Bahkan ketika break ketemu sama anak-anaknya, dia bercanda dengan anak-anaknya, diberikan semangat, tapi dia sebagai ayah kandung ya patut diduga diminta oleh ibu kandungnya, diawasi oleh teman pria ibu kandungnya. Jadi kan terlihat dengan jelas bahwa pria teman ibu itu mengawasi gitu, seolah-olah dialah yang punya anak ya," terang Minola Sebayang.
Puncak kekecewaan presenter berusia 42 tahun itu tak berhenti di situ. Ia juga melaporkan insiden yang dianggap sangat melukai perasaan, baik dirinya maupun anak-anaknya. Dalam salah satu rekaman yang diserahkan ke KPAI, tergambar momen emosional ketika Ruben Onsu sedang memeluk erat salah satu putrinya. Namun, tiba-tiba tangan sang putri ditarik secara paksa oleh pihak ibu untuk menjauh. "Dan kalau kita lihat sampai akhir postingan itu, video itu di saat terakhir nanti itu ada kondisi ketika masih dipeluk ya, digendong sama si Ruben, tangan anaknya ditarik-tarik gitu ya, dan Ruben enggak mau ada keributan dia turunkan," beber Minola Sebayang, menggambarkan betapa mirisnya situasi tersebut, di mana seorang ayah harus merelakan pelukannya terlepas demi menghindari keributan.
Bagi Ruben, insiden ini bukan hanya tentang pengawasan atau batasan fisik, melainkan tentang upaya pengaburan identitas dan posisinya sebagai ayah kandung di mata anak-anaknya. Sebuah hal yang tentu saja sangat menyakitkan dan dapat meninggalkan luka mendalam. "Jangan juga menjatuhkan dan menjelekkan ayahnya karena, bagaimanapun seorang anak pasti akan selalu bangga kepada ayah dan orang tuanya, terutama anak perempuan akan selalu bangga dengan ayahnya," pungkas Minola Sebayang, menekankan pentingnya peran dan citra positif seorang ayah dalam kehidupan seorang anak.
Merasa haknya sebagai ayah terenggut, Ruben Onsu kini memilih menempuh jalur hukum. Laporan ke KPAI telah dilayangkan, dan rencana gugatan hak asuh anak di pengadilan pun tengah dipersiapkan. Ruben Onsu berharap, lembaga negara dapat menjadi jembatan untuk mengembalikan haknya agar bisa berkumpul dengan Thalia dan Thania tanpa bayang-bayang pengawasan dari orang-orang yang tidak memiliki hubungan darah dengan mereka. Ia mendambakan kembali kehangatan keluarga yang utuh, tanpa intervensi pihak ketiga yang justru menciptakan jarak dan ketidaknyamanan.






