Hati Terkoyak Anwar BAB: Suara Pilu untuk Korban Umrah!

Celina

Celina

Hati Terkoyak Anwar BAB: Suara Pilu untuk Korban Umrah!

Deteksi News – Sosok ceria yang selalu berhasil mengundang tawa, Anwar Sanjaya atau lebih akrab disapa Anwar BAB, kali ini tampil dengan raut wajah penuh keprihatinan. Bukan untuk menghibur, melainkan untuk menyuarakan empati mendalamnya terhadap para jemaah korban dugaan penipuan umrah oleh PT Khazanah Tamma International, yang dikenal sebagai Hanania Group. Kehadirannya di Polda Metro Jaya bukan sekadar formalitas, melainkan wujud dukungan moral yang tulus dari hati seorang selebriti yang juga merasakan denyut nadi penderitaan rakyat.

Dengan nada suara yang sarat emosi, Anwar BAB tak sungkan mengungkapkan betapa ia bisa menyelami luka hati para jemaah. "Aku secara pribadi ingin turut prihatin kepada seluruh jemaah Hanania yang gagal berangkat. Pasti aku tahu sekali rasanya, sakit hatinya, sedihnya seperti apa," ujarnya, matanya memancarkan kesedihan. Ia menambahkan, "Karena yang aku lihat kan banyak juga jemaah memang bukan jemaah yang tiba-tiba ada uang buat berangkat umrah, tapi mengumpulkan bertahun-tahun." Kalimat ini seolah menjadi cerminan pahitnya perjuangan banyak orang yang menabung tetes demi tetes, rupiah demi rupiah, demi sebuah impian suci yang kini sirna.

Hati Terkoyak Anwar BAB: Suara Pilu untuk Korban Umrah!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Kehadiran Anwar di hadapan penyidik bukan hanya untuk memenuhi panggilan, melainkan sebagai megafon bagi suara-suara yang terbungkam. Ia menegaskan, keterlibatannya adalah upaya nyata untuk membantu memulihkan keadilan. "Aku merasakan, aku merasakan dan aku mendoakan," ucapnya lirih, penuh harap agar ada titik terang bagi para korban. Tak hanya itu, di tengah proses pemeriksaan, Anwar dengan tegas menitipkan pesan khusus kepada tim penyidik. "Pak, saya titip ya, saya minta keadilan untuk seluruh jemaah yang gak berangkat. Karena kalau Anwar lihat, jemaah yang gak berangkat itu kan gak sedikit ya," pintanya, menunjukkan betapa besar perhatiannya pada nasib ribuan jemaah.

Jebolan ajang pencarian bakat memasak ini tak hanya berhenti pada empati, ia juga lantang menyuarakan penegakan hukum yang seadil-adilnya bagi pihak pengelola travel yang telah merenggut impian suci banyak orang. "Pak, tolong ya Pak," ia mengulang permohonannya, "Ada wadah, karena bagaimanapun kan butuh keadilan ya seperti itu." Anwar BAB berharap, dengan ia bersuara dan berbagi, bukan hanya keadilan bagi jemaah yang tercapai, tetapi juga dapat "meluruskan berita-berita yang kurang baik untuk saya pribadi," ujarnya, menutup pernyataannya dengan harapan besar agar kebenaran dan keadilan dapat ditegakkan setinggi-tingginya. Kisah ini disajikan oleh deteksinews.co.id.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar