Bukan Kaleng-kaleng! Thariq Halilintar Bayar Umrah Rp 170 Juta

Celina

Celina

Bukan Kaleng-kaleng! Thariq Halilintar Bayar Umrah Rp 170 Juta

Deteksi News – Gemparnya kasus dugaan penipuan umrah yang menyeret nama PT Khazanah Tamma International atau Hanania Group kini memasuki babak baru. Pasangan selebriti papan atas, Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid, akhirnya angkat bicara setelah menjalani pemeriksaan sebagai saksi. Melalui kuasa hukum mereka, Sangun Ragahdo, keduanya dengan tegas membantah rumor yang menyebut perjalanan umrah mereka gratis, bahkan mengungkapkan fakta pembayaran fantastis yang mereka lakukan.

Sangun Ragahdo meluruskan simpang siur informasi yang beredar di jagat maya mengenai status keberangkatan kliennya. Ia menegaskan, Thariq Halilintar bukanlah sosok yang mudah tergiur dengan tawaran cuma-cuma. "Justru yang kemarin itu, yang udah berapa kali di-approach mereka nggak mau karena mereka mau bayar gitu lo," ungkap Sangun di Polda Metro Jaya, seraya membantah keras narasi umrah gratis yang sempat mencuat. Komitmen Thariq untuk membayar penuh biaya ibadah ini menjadi poin penting dalam klarifikasi tersebut.

Bukan Kaleng-kaleng! Thariq Halilintar Bayar Umrah Rp 170 Juta
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Bukan main-main, rombongan Thariq Halilintar yang berjumlah delapan orang memang memiliki skema keberangkatan yang berbeda. Sangun menjelaskan, hanya Thariq, Aaliyah, dan Arash yang mendapatkan benefit kerja sama berupa barter promosi. Selebihnya, Thariq secara mandiri menanggung biaya keberangkatan anggota keluarga dan timnya. "Pembayaran dari Thariq pun ini gak sedikit. Kita telah membayar kepada Hanania ini itu mencapai hampir Rp 170 juta, Rp 160 juta sekian, itu di luar biaya-biaya untuk ya di sana untuk makan, bayar mutawif dan lain sebagainya," beber Sangun, merinci jumlah yang tak sedikit itu.

Skema kerja sama yang dimaksud oleh pihak kuasa hukum adalah bentuk barter jasa yang profesional. Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid berkewajiban melakukan promosi di media sosial sebagai timbal balik atas sebagian fasilitas yang diberikan. Namun, untuk rombongan tambahan, pembayaran tetap dilakukan secara penuh dan transparan. Guna memperkuat klaim ini, tim hukum Thariq Halilintar telah menyerahkan dokumen fisik berupa bukti transfer dan invoice pembayaran kepada penyidik. "Tadi sudah kami berikan semua buktinya dan semua sudah dicatat dimasukkan ke BAP juga," tegas Sangun, menunjukkan keseriusan mereka dalam membantu proses hukum.

Di sela-sela pemeriksaan yang intens, Thariq Halilintar tak lupa menyampaikan rasa prihatinnya yang mendalam terhadap ribuan jemaah yang menjadi korban penggelapan dana oleh Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan. Baginya, materi yang ia keluarkan, meski tak sedikit, tidak sebanding sama sekali dengan penderitaan dan kerugian yang dialami para korban. "Nggak ada sebanding lah dengan kerugian para korban yang ada," ucap Thariq dengan nada sendu, menunjukkan empati seorang publik figur yang turut merasakan dampak dari kasus ini.

Penyidikan kasus Hanania Group kini terus bergulir, dengan fokus utama pada aliran dana marketing perusahaan yang disinyalir melibatkan banyak selebritas. Thariq Halilintar dan Aaliyah Massaid menegaskan komitmen mereka untuk terus mendukung penuh proses hukum ini. Harapannya, agar para jemaah yang merugi bisa segera mendapatkan hak mereka kembali dan keadilan dapat ditegakkan. Kasus ini menjadi pengingat penting bagi publik akan pentingnya kehati-hatian dalam memilih biro perjalanan ibadah.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar