Drama Panggilan Polisi: Selebgram Hanania Terjebak?

Celina

Celina

Drama Panggilan Polisi: Selebgram Hanania Terjebak?

Deteksi News menggebrak jagat hiburan dengan kabar terbaru seputar skandal perjalanan umrah Hanania Group yang kini menyeret nama-nama beken di dunia maya. Drama panggilan polisi untuk sejumlah influencer papan atas kembali memanas setelah jadwal pemeriksaan mereka harus ditunda. Sarah Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), dan Dara Arafah (DA) yang seharusnya hadir pada Senin, 8 Juni 2026, dipastikan absen, memicu spekulasi dan tanda tanya besar di kalangan publik.

Ketidakhadiran para bintang media sosial ini tentu saja membuat pihak berwajib harus memutar otak. Pemeriksaan mereka bukan sekadar formalitas; ini adalah kunci untuk menguak sejauh mana keterlibatan para selebritas dalam mempromosikan biro perjalanan yang kini tengah menjadi sorotan tajam karena dugaan penipuan serius. "Adapun influencer lain yang dijadwalkan pada hari yang sama, yaitu Sara Gibson (SG), Audrey Jesselyn (AJ), dan Dara Arafah (DA), belum hadir dan dijadwalkan ulang untuk pemeriksaan pada 12 Juni 2026," terang Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, kepada awak media pada Selasa (9/6/2026), seperti dikutip dari deteksinews.co.id.

Drama Panggilan Polisi: Selebgram Hanania Terjebak?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Namun, drama tak berhenti di situ. Selain trio yang meminta penjadwalan ulang, satu nama besar lain, Karin Novilda atau yang akrab disapa Awkarin (KN), juga tercatat mangkir dari panggilan. Yang lebih mencengangkan, Awkarin dilaporkan tidak memberikan alasan atau keterangan resmi apa pun kepada pihak kepolisian. Sebuah sikap yang tentu saja menimbulkan banyak pertanyaan di tengah pusaran kasus yang semakin memanas. "Sementara itu, Karin Novilda (KN) tidak hadir tanpa keterangan," imbuh Budi Hermanto.

Berbeda nasib dengan rekan-rekannya, selebgram Keanu Angelo justru menunjukkan kooperasinya. Pada hari yang sama dengan jadwal Sarah Gibson dkk, Keanu telah lebih dulu memenuhi panggilan penyidik. Ia menjalani pemeriksaan maraton selama enam jam penuh, dari pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB, didampingi oleh kuasa hukumnya. Sebuah langkah yang mungkin akan menjadi preseden bagi influencer lain yang terseret dalam kasus ini.

Kombes Pol Budi Hermanto membeberkan bahwa penyidik tak main-main. Puluhan pertanyaan dilayangkan kepada Keanu untuk menguliti setiap detail kontrak kerja samanya dengan Hanania Group. Ini bukan sekadar mencari kesalahan, melainkan untuk memahami sejauh mana para influencer ini benar-benar memahami legalitas dan kredibilitas perusahaan yang mereka promosikan saat menerima tawaran endorse. "Dalam pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan 28 pertanyaan yang pada pokoknya mendalami kerja sama endorse, kontrak, fasilitas, pembayaran, serta legalitas travel tersebut," pungkas Kombes Pol Budi Hermanto, memberikan gambaran betapa seriusnya penyelidikan ini.

Kasus Hanania Group ini bukan hanya sekadar dugaan penipuan umrah, melainkan juga menjadi cermin bagi dunia endorsement selebritas. Sejauh mana tanggung jawab moral dan hukum para influencer dalam memilih produk atau jasa yang mereka promosikan? Pertanyaan ini kini menggantung di udara, menanti jawaban dari pemeriksaan lanjutan yang akan datang. Publik menanti, apakah drama ini akan berakhir dengan terkuaknya kebenaran, atau justru semakin memperkeruh citra para bintang media sosial yang selama ini menjadi panutan.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar