Skandal Syekh Al Misry: Jadi Tersangka, Kabur ke Mesir?

Celina

Celina

Deteksi News – Pendakwah kondang Syekh Ahmad Al Misry kini jadi sorotan. Di tengah tuduhan pelecehan seksual terhadap santri yang menyeret namanya, ia justru memberikan klarifikasi dari Mesir. Kabar terbaru menyebutkan, polisi telah menetapkannya sebagai tersangka.

Dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, Syekh Ahmad Al Misry menjelaskan alasan keberangkatannya ke Mesir. Ia mengaku mendampingi sang ibunda yang sakit dan menjalani operasi pada 17 Maret 2026. Surat panggilan dari Bareskrim, menurutnya, baru diterima setelah ia berada di Mesir.

Skandal Syekh Al Misry: Jadi Tersangka, Kabur ke Mesir?
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"Saya Syekh Ahmad Al Misry berangkat ke Mesir pada tanggal 15 Maret 2026… panggilan kepolisian datang sesudah saya berada di Mesir kurang lebih sekitar 15 hari," ujarnya. Ia juga mengklaim telah memberikan kesaksian secara online sebagai saksi.

Syekh Ahmad Al Misry dengan tegas membantah tuduhan pelecehan seksual yang dialamatkan kepadanya. "Tuduhan terhadap pelecehan kepada santri itu tidak benar adanya," tegasnya. Ia juga menyayangkan adanya ustaz yang menyebarkan informasi yang dianggapnya sebagai fitnah.

Tak hanya itu, ia juga menyinggung pihak-pihak yang mengaku mengenalnya, padahal tidak pernah bertemu atau berkomunikasi dengannya.

Sementara itu, Direktorat Tindak Pidana PPA dan PPO Bareskrim Polri telah menetapkan Syekh Ahmad Al Misry sebagai tersangka. "Penyidik telah menetapkan saudara SAM sebagai tersangka," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, seperti dikutip dari deteksinews.co.id, Jumat (24/6/2026).

Kasus ini bermula dari laporan polisi yang dibuat oleh MMA, yang juga merupakan korban. Penyidik telah mengirimkan SP2HP kepada pelapor pada 22 April 2026.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar