Deteksi News – Aksi heroik sekaligus kontroversial dilakukan Belda, jebolan Indonesia Mencari Bakat, di Bali! Video dirinya memiting seorang bule WN Rusia yang sedang mabuk langsung viral dan memicu perdebatan di dunia maya. Apa sebenarnya yang membuat Belda nekat melakukan tindakan tersebut?
Belda Brig Sando, nama lengkapnya, terlihat dengan sigap mengunci bule yang meronta-ronta. Dalam video yang beredar, terdengar jelas alasan Belda melakukan hal itu. "Ini adalah bule yang mabuk dan menyentuh perempuan itu tanpa ada rasa hormat," tegas Belda dalam video yang dikutip dari deteksinews.co.id.

Aksi Belda ini menuai pro dan kontra. Sadar akan hal itu, Belda pun menyampaikan permintaan maaf dalam video klarifikasinya. "Aku hanya manusia biasa. Aku sangat menyesal tentang apa yang terjadi," ujarnya. Namun, Belda punya alasan kuat di balik tindakannya.
Mantan peserta IMB yang kini aktif sebagai atlet MMA ini mengaku sedang dalam perjalanan pulang usai menghadiri Uluwatu Fight Night ketika melihat kejadian tersebut. Menurut penuturannya, bule itu sudah membuat onar dengan melecehkan sejumlah wanita di jalanan. Tak hanya itu, bule tersebut juga dilaporkan mengganggu pengendara lain.
"Pria ini sudah mencari masalah pada banyak perempuan di jalan," ungkap Belda. Bule tersebut diduga meraba bagian sensitif wanita dan memukul kepala pengendara. Melihat aksi tersebut, Belda tak bisa tinggal diam.
"Aku hanya langsung lari ke arahnya karena sudah sangat gak suka dengan apa yang dia lakukan. Aku cukup sadar seratus persen, jadi itu sebabnya aku bisa mengendalikan semuanya. Aku gak mau menyakitinya karena tahu ia mabuk," jelasnya.
Belda mengaku hanya ingin menghentikan dan memberikan pelajaran kepada bule tersebut. Sebagai seorang atlet MMA, ia paham betul bagaimana mengunci seseorang tanpa membahayakan nyawanya.
"Sesudahnya ia dibangunkan. lalu begitu pula aku bisa mengatakan maaf. Ia mengatakan maaf padaku dan tentu saja aku minta maaf padanya," imbuhnya.
Belda juga menekankan pentingnya menghormati adat dan budaya Bali. "Tetap jaga untuk menghormati. Menghormati orang lokal kepada siapa saja. Saling menghormati menjaga Bali tetap hebat," pungkas pendiri Zando Fight Club itu. Aksi Belda ini menjadi pengingat bagi para wisatawan untuk selalu menjaga sopan santun dan menghormati masyarakat lokal saat berlibur di Bali.






