Terungkap! Alasan Haru Putra Dewi Perssik Masuk Akmil
Deteksi News – Dunia hiburan kembali dihebohkan dengan kabar terbaru dari pedangdut sensasional Dewi Perssik. Di tengah kesibukannya, wanita yang akrab disapa Depe ini tak bisa menyembunyikan rasa bangga sekaligus haru saat berbagi cerita tentang putranya, Gabriel, yang kini tengah menempuh pendidikan di Akademi Militer (Akmil). Sebuah pilihan hidup yang penuh dedikasi, membuat Depe harus rela membatasi waktu bertemu dengan sang buah hati tercinta.

"Alhamdulillah, kondisi Gabriel sehat walafiat. Semoga Allah selalu melancarkan dan mempermudah setiap langkahnya, mewujudkan semua harapan Gabriel," ujar Dewi Perssik dengan sorot mata penuh kasih, saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, pada Selasa (30/12/2025). Ia mengakui, sejak Gabriel masuk Akmil, komunikasi dan pertemuan menjadi sangat terbatas. Namun, bagi Depe, ini bukanlah sebuah masalah, melainkan sebuah bentuk pengabdian mulia. "Ini modal, calon taruna tangguhku yang siap jadi garda terdepan buat negara, juga buat keluarga," tambahnya penuh keyakinan.
Depe juga menuturkan bahwa keputusan Gabriel untuk terjun ke dunia militer murni datang dari hati sang anak. Meski sebagai ibu, ia sempat mengarahkan Gabriel ke Akademi Kepolisian (Akpol). Namun, takdir berkata lain. Pendidikan militer ini, menurut Depe, juga menjadi ajang pembentukan kemandirian dan jiwa kepemimpinan yang kuat pada diri Gabriel, mempersiapkannya menjadi sosok yang tangguh.
Lantas, apa alasan Gabriel akhirnya memilih Akmil? Dewi Perssik membongkar fakta menarik. "Awalnya ada kendala tinggi badan, kurang 1 cm untuk Akpol. Harusnya nunggu setahun lagi, tapi Gabriel-nya nggak mau," ungkap Depe. Tinggi Gabriel saat itu sekitar 164 cm, sementara syarat Akpol 165 cm. Namun, bukan hanya soal tinggi, ada alasan lain yang lebih personal. "Dia bilang, ‘Ma, aku di Akmil aja karena teman-temanku banyak di sana.’ Dia lebih sreg dan cocok di Akmil karena sahabat-sahabatnya, kakak-kakaknya di sana," jelas Depe, menunjukkan betapa kuatnya ikatan pertemanan Gabriel yang turut memengaruhi keputusannya.
Sebagai seorang ibu, Dewi Perssik hanya bisa memberikan dukungan penuh atas pilihan sang putra. "Aku cuma bisa mengarahkan. Kan dia bertanya, ‘alasan apa kalau misalkan aku harus di Akmil Ma?’ Aku tidak punya alasan karena, memang itu sama-sama mengabdi untuk negara. Jadi ya aku mendukung anakku," pungkasnya, menegaskan restu tulusnya untuk pilihan sang putra yang kini berjuang menjadi abdi negara. Kisah Gabriel ini menjadi inspirasi, bahwa dukungan keluarga adalah fondasi terkuat bagi setiap langkah berani.






