Deteksi News – Aktor serba bisa, Denny Sumargo, langsung turun ke jalan untuk melihat dampak demonstrasi 29 Agustus 2025 yang menyisakan kerusakan di beberapa titik. Tak hanya Densu, sejumlah selebriti Tanah Air juga kompak menyuarakan pesan serupa: hentikan perusakan fasilitas umum (fasum). Aksi demo diharapkan fokus pada penyampaian aspirasi rakyat kepada pemerintah.
"Ini jalanan arah Slipi kosong banget, jadi ngeri gue. Tadi dari Pecenongan, Sudirman, Semanggi, ada mobil hancur," ungkap Denny Sumargo lewat Instagram Story pribadinya, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Suami Olivia Allan ini mengapresiasi semangat massa yang menyuarakan aspirasi, termasuk kemarahan atas sikap anggota DPR RI dan kematian Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojol yang tewas terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob.

"Buat kalian semua, semangat kalian luar biasa. Jaga diri baik-baik, keselamatan, ingat ada keluarga yang nunggu di rumah. Jangan rusak fasilitas umum, jangan anarkis," pesan Denny Sumargo. "Jangan terprovokasi, jangan ditunggangi, supaya demo ini berjalan lurus dan tepat sasaran. Jaga keselamatan!" tegasnya.
Musisi Melanie Subono juga mengingatkan pentingnya menjaga cara bersuara. Ia meminta agar rakyat tidak disamakan dengan oknum yang merampas hak orang lain. "Teman-teman yang lagi di jalan, gue mohon jangan menjarah sesama rakyat dan jangan rasis. Itu yang membedakan kita dengan mereka, supaya gak ada yang bisa menyalahkan kalian."
Influencer sekaligus pengemudi ojol, Ryan Nus, juga menyerukan agar fokus pada tujuan utama bersuara. "Tolong teman-teman, ingat substansinya. Jangan ambil yang bukan punya kita. Apa bedanya kalian sama penjahat berdasi kalau begini?" Ia mengingatkan bahwa fasilitas umum adalah milik bersama, dan kerusakannya akan berdampak pada semua orang.
Aktor Gandhi Fernando juga meminta agar tidak ada lagi aksi perusakan fasum. "Setop rusak fasilitas umum! Jembatan dibikinnya pakai uang rakyat, uang lo juga. Kok malah bakar-bakar?" Ia menegaskan bahwa aksi perusakan justru menguntungkan oknum-oknum yang korup. "Demo silahkan, tapi fokus sama tujuannya. DPR mah mana ada yang pakai transum, mereka mah pakai mobil pribadi atau mobil dinas."






