Deteksi News – Siapa sangka, pelawak legendaris Kadir kini menjelma menjadi seorang afiliator online shop! Keputusan yang awalnya penuh keraguan ini ternyata menjadi titik balik dalam hidupnya. Kadir blak-blakan mengakui bahwa faktor ekonomi menjadi alasan utama dirinya terjun ke dunia afiliasi.
"Saat-saat banyak kebutuhan, jelas ya," ungkap Kadir saat ditemui di studio Pagi Pagi Ambyar Trans TV. "Kita hidup itu setiap hari ada kebutuhan, di dalam perjalanan gak tahu, tahu-tahu surut aja. Begitu surut kita sudah mulai berpikir, gimana ini, jalan apa yang harus saya tempuh."

Kadir bercerita bahwa dirinya sempat menghabiskan waktu berbulan-bulan hanya menonton TikTok dan Youtube. Lama kelamaan, ia pun tergiur dengan gaya hidup para afiliator yang kerap memamerkan penghasilan fantastis. Namun, keraguan sempat menghantuinya.
"Yang dulu saya punya nama besar. Mohon maaf lo ya, saya gak mengecilkan afiliator, tapi dari bintang film ya, terus turun jadi afiliator hanya menawarkan satu produk yang murah. Itu sebenarnya saya mikir waktu itu," aku Kadir.
Namun, berkat dukungan sang anak, Kadir akhirnya memberanikan diri untuk mencoba hal baru. Bintang film "Srimulat: Hidup Memang Komedi" ini bahkan mengakui bahwa tabungannya sempat menyusut drastis hingga hanya tersisa Rp 5 juta.
"Paling ada sekitar Rp 5 juta. Kalau saya yang dulunya ratusan bisa pernah miliaran sekarang hanya Rp 5 juta sangat kecil ya," tuturnya.
Sebelum menjadi afiliator, Kadir sempat menjual aset demi memenuhi kebutuhan hidup. Namun, kini ia bisa bernapas lega karena penghasilannya sebagai afiliator lumayan menjanjikan.
"Hitungan bulanan (pendapatan) paling sedikit Rp 7 juta, paling banyak Rp 45 juta," beber Kadir.
Kadir memilih untuk merekam video daripada melakukan live di media sosial. Ia menjual berbagai macam produk, mulai dari alat pijat hingga tumbler. Kerja kerasnya pun membuahkan hasil yang manis. Kisah Kadir ini membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mencoba hal baru dan meraih kesuksesan.






