Al-Aqsa Memanggil: Indadari Lebaran di Tanah Konflik!

Celina

Celina

Al-Aqsa Memanggil: Indadari Lebaran di Tanah Konflik!

Deteksi News – Indadari Mindrayanti, sang influencer yang selalu menginspirasi, baru saja membagikan pengalaman Idul Adha yang tak terlupakan di Masjid Al-Aqsa. Bukan sekadar liburan biasa, perayaan kali ini terasa begitu istimewa dan penuh haru.

Di studio Rumpi: No Secret Trans TV, Jakarta Selatan, Selasa (10/6/2025), Indadari dengan mata berbinar menceritakan bagaimana ia pertama kali merasakan takbir berkumandang di tanah Yerusalem. "Senang banget! Ramai sekali, warga Palestina datang semua karena saat Idul Adha, Masjid Al-Aqsa dibuka untuk umum," ungkapnya penuh semangat.

 Al-Aqsa Memanggil: Indadari Lebaran di Tanah Konflik!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Biasanya, untuk masuk ke Masjid Al-Aqsa diperlukan pemeriksaan ketat, bahkan tak jarang ada yang ditolak. Namun, kali ini berbeda. "Semua orang boleh sujud, salat di Masjid Al-Aqsa. Benar-benar ramai dan indah. Biasanya kan sepi," lanjutnya.

Namun, ada cerita lain di balik perayaan Idul Adha ini. Indadari tak bisa berkurban langsung di Yerusalem. Ia memilih untuk pergi ke West Bank (Tepi Barat), tepatnya di Betlehem. "Kita datang ke peternakan dan aku memfasilitasi teman-teman Indonesia untuk bisa kurban untuk warga Palestina di West Bank," jelasnya.

Perjalanan dari Masjid Al-Aqsa ke peternakan di West Bank memakan waktu sekitar 40 menit. Indadari mengungkapkan bahwa segala sesuatu di daerah konflik tersebut sangat mahal. "Karena masih terjajah, apa-apa mahal banget. Kambing harganya hampir USD 850, sekitar Rp 13 jutaan. Kalau sapi bisa sampai USD 5 ribu-USD 6 ribu," tuturnya.

Indadari menggambarkan kondisi di West Bank tak jauh berbeda dengan Gaza. "Kita datang ke peternakan, pilih kambing, disembelih, lalu dagingnya dibagikan ke warga West Bank. Kondisinya hampir mirip dengan Gaza, meski di sana lebih memprihatinkan," ujarnya.

Mantan istri Caesar itu juga menceritakan bagaimana situasi di wilayah yang masih menjadi zona konflik. "Ada wilayah yang dikuasai Israel, ada juga yang banyak orang Palestinanya. Mereka di sana seperti di village, kelihatan sekali terjajahnya. Bahkan, untuk keluar dari West Bank ke Al-Aqsa saja mereka tidak bisa," pungkas Indadari, seperti dilansir deteksinews.co.id. Pengalaman Idul Adha Indadari kali ini bukan hanya sekadar kurban, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama di tengah konflik yang berkecamuk.

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar