Deteksi News – Kabar mengejutkan datang dari keluarga Fairuz A Rafiq. Sang kakak, Fadia A Rafiq, yang menjabat sebagai Bupati Pekalongan, dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam sebuah Operasi Tangkap Tangan (OTT). Fairuz pun akhirnya buka suara terkait kabar yang menghebohkan ini.
Ditemui di kawasan Tapos, Depok, Jawa Barat, Fairuz mengaku sangat kaget dengan berita penangkapan kakaknya. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya belum berkomunikasi dengan Fadia setelah kabar tersebut beredar. "Kita nggak ada (komunikasi), saya kan pasti mantau kan, semoga ada berita yang saya nanti belum dengar juga gitu dari keluarga seperti apa. Belum ada komunikasi sama sekali, masih kaget, sama juga masih mencari, masih mencari tahu kebenarannya seperti apa. Sudah didoain saja ya teman-teman ya," ujar Fairuz, seperti dikutip deteksinews.co.id.

Istri Sonny Septian ini juga menegaskan bahwa keluarganya menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwenang. Fairuz menambahkan, keluarganya selalu diajarkan untuk menerima konsekuensi jika memang terbukti bersalah. "Jadi didoakan saja pokoknya apa pun itu kami keluarga selalu diajarkan adalah kalau memang salah, konsekuensinya dijalani. Kalau itu tidak benar, maka harus mendapatkan keadilan seadil-adilnya. Jadi didoakan saja," ungkapnya.
Lebih lanjut, Fairuz memohon agar dirinya dan keluarganya tidak dikaitkan dengan kasus yang menimpa sang kakak. Ia berharap keluarganya dapat fokus menjalankan ibadah di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. "Dan saya juga minta tolong, ini kan saya juga punya keluarga ya gitu. Jadi biarkanlah keluarga saya fokus dalam beribadah gitu, jangan sangkut pautkan yang saya saja tuh nggak paham dan nggak ngerti. Jadi pastinya saya akan mencari update terus gitu gimana, karena ini kan baru sekali gitu lho," katanya.
Fairuz juga berusaha tegar dan menganggap peristiwa ini sebagai bagian dari takdir Tuhan. "Jadi terima kasih buat teman-teman media yang sudah selalu support kami, selalu mendoakan, insyaallah ini adalah cara Allah menyayangi kami juga ya, apa pun itu yang terjadi ini semua qadarullah, takdir Allah. Kami hanya bisa menjalani dan insyaallah membuahkan hasil yang indah pada saatnya nanti," tuturnya. Ia pun memberikan apresiasi kepada sang kakak yang dinilai kooperatif dalam menjalani proses hukum. "Dan saya lihat beliau sudah melakukan prosedur hukum, dia sudah melakukan dengan tindakan yang baik gitu. Dan juga datang sendiri gitu, dan untuk dimintai keterangan," pungkas Fairuz.






