Deteksi News
Featured Madura Politik & Pemerintahan

Dinilai Kurang Mendesak, 6 Raperda Usulan Bupati Terancam Ditolak DPRD Sumenep

Hilman JR – Deteksi News 

Sumenep, Deteksinews.co.id – Dari 11 rancangan peraturan daerah (Raperda) yang diusulkan Bupati Sumenep, hanya 5 yang dimungkinkan masuk pada Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) tahun 2023.

Sementara 6 Raperda lainnya, terancam ditolak. Sebab DPRD Sumenep menelilai ke 6 Raperda itu tidak mendesak untuk dijadikan prioritas pembahasan pada Propemperda tahun 2023.

Hal itu disampaikan Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumenep, Juhari menyampaikan, bahwa pihaknya telah membahas 11 Raperda Usulan ekskutif pada Kamis (13/10/2022) lalu.

“Setelah kami bahas dan cermati 11 raperda usulan bupati, yang masuk prioritas atau mendesak untuk dibahas di tahun 2023 ada 5 Raperda,” kata Juhari, Senin (17/10/2022).

Adapun 5 Raperda yang dinilai mendesak untuk segera di bahas pada tahun 2023, di antaranya; Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW). Kemudian Raperda Pengelolaan Air Limbah Domestik, Raperda
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Raperda Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah atau SO, dan Raperda Penyelenggaraan Diniyah.

Kendati demikian, Politisi PPP itu menjelaskan, 5 raperda itu bisa berubah manakala masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) terkait tidak mempersiapkan secara matang.

“Meski 5 Raperda itu bersifat mendesak tetapi belum ada naskah akademik (NA), maka bisa saja dibatalkan dan diganti dengan raperda lain,” ujarnya menegaskan.

“Kami mengimbau kepada Dinas terkait yang bertugas menyusun Raperda untuk melakukan presentasi dengan Baperpemda, jika nanti tidak siap misal tidak ada naskah akademiknya, meski sudah masuk prioritas kami tetap coret,” imbuh Juhari.

Sementara 6 raperda usulan eksekutif yang dinilai tidak mendesak untuk dibahas tahun 2023, di antaranya Raperda Perlindungan Keris, Raperda Rencana Detail Tata Ruang, Raperda Perusahaan Perseroan Daerah Sumekar

Juga Raperda Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, Raperda Pemberdayaan dan Perlindungan Petani, dan Raperda Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba dan Prekursor Narkotika.

Related posts

Kapolda Jatim Cek Kesiapan Malam Puncak Gebyar Nusantara Gemilang Jawa Timur 2022

Redaksi

Jelang Race MotoGP, Kompolnas RI Cek Kesiapan Pengamanan Sirkuit Mandalika

Redaksi

Berdalih Infaq Rp. 50.000, Setelah Rame Dicancel

Redaksi