Deteksi News
Banyuwangi Bondowoso Nasional Peristiwa Tapal Kuda Viral Terkini

Gempa Terkini di Jatim, Jumat 22 Oktober 2021, Berikut Data Lengkap BMKG

Jatim (deteksinews.co.id) – Breaking news. Gempa bumi terjadi pagi ini Jumat 22 Oktober 2021.

Data BMKG menyebut, guncangan gempa terjadi di wilayah Jawa Timur (Jatim).

Gempa terjadi pada Pukul 09:21:15 WIB.

Lokasi gempa berada di 78 km Barat Daya Kab Malang Jatim.

Berkekuatan magnitudo 5.3 SR.

Titik koordinat gempa di 8.84 LS 112.51 BT, di kedalaman 33 km.

Arahan BMKG gempa ini tidak berpotensi TSUNAMI.

Saran BMKG, Hati-hati terhadap gempabumi susulan yang mungkin terjadi

Info Gempa Mag:5.3, 22-Okt-21 09:21:15 WIB, Lok:8.84 LS, 112.51 BT (78 km BaratDaya KAB-MALANG-JATIM), Kedlmn:33 Km #BMKG

Pusat gempa berada di 67 km Utara Obi- Maluku Utara. Di kedalaman 10 Km.

Waktunya gempa terjadi pada tadi tengah malam jelang dini hari.

Gempa mengguncang wilayah Indonesia pada Pukul 00:58:14 WIB (22/10/2021).

Lokasi gempa berada di titik koordinat 0.74 LS 127.63 BT.

Berkekuatan magnitudo 2.8 SR.

Guncangan gempa terasa dengan skala MMI III di Labuha.

Hal yang Harus Dilakukan Saat Terjadi Gempa

Dihimpun TribunJabar.id dari Kompas.com yang mengutip Buku Saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana dari Badan Nasional Penaggulangan Bencana (BNPB), berikut adalah hal-hal atau tips yang harus dilakukan saat terjadi gempa.

1. Berlindung di bawah meja atau benda berkolong yang kokoh seperti kasur untuk menghindari jatuhan benda-benda keras yang mungkin melukai tubuh;

2. Hindari jendela kaca, karena bisa pecah dan pecahan tersebut terhambur melukai tubuh;

3. Matikan sumber api dan listrik untuk mencegah terjadinya kebakaran;

4. Bila memungkinkan keluar rumah, selamatkan diri dengan menuju lokasi yang lapang, jauh dari pohon, tiang listrik, atau bangunan yang hampir roboh, tentu dengan memperhatikan kondisi sekitar, lalu hindari jika terdapat retakan tanah

5. Jangan gunakan lift, bergerak lah melalui tangga-tangga darurat;

6. Jika tengah mengemudikan mobil, jauhi persimpangan dan tepikan mobil yang Anda kendarai, karena saat gempa terjadi Anda akan kehilangan kontrol atas mobil.

7. Setelah itu keluar lah dari mobil dan menjauh, ini untuk menghindari terjadinya kebakaran atau pergeseran mobil.

8. Jika ada di pantai, segera menjauh untuk menghindari bahaya tsunami;

9. Jika ada di daerah pegunungan, hindari lokasi rawan longsor. (TribunJabar.id)

Penyebab Wilayah di Indonesia Rawan Gempa Bumi

Inilah alasan atau penyebab kenapa Indonesia rawan diguncang gempa bumi.

Sebagai pengetahuan, Anda bisa mengenal jenis-jenis gempa, termasuk guncangan gempa di Indonesia.

Indonesia merupakan satu di antara negara yang wilayahnya rawan digunang gempa.

Bukan tanpa sebab, hal ini terjadi lantaran wilayah Indonesia terletak di atas tiga lempeng.

Tiga lempeng itu di antaranya Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia.

Diapit dengan tiga lempeng dari berbagai penjuru benua itu tak jarang membuat Indonesia kerap diguncang gempa bumi berkekuatan besar.

Bahkan gempa yang terjadi menyebabkan berbagai kerusakan dan memakan korban jiwa.

Ternyata, lebih dari pada itu, gempa bumi yang terjadi pun dari berbagai jenis.

Berikut ini ketahui jenis-jenis gempa bumi yang juga sering mengguncang Indonesia.

Dilansir dari Bobo.grid.id, jenis gempa bumi dibedakan berdasarkan penyebab, kedalaman, dan gelombang atau getaran gempa.

Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Penyebab

1. Gempa Bumi Tektonik

Gempa bumi tektonik disebabkan oleh adanya aktivitas tektonik, yaitu pergeseran lempeng-lempeng tektonik secara mendadak.

Gempa bumi ini disebabkan oleh pelepasan tenaga yang terjadi karena pergeseran lempengan tektonik itu.

2. Gempa Bumi Vulkanik

Gempa Bumi vulkanik disebabkan oleh aktivitas magma dan biasanya terjadi sebelum gunung api meletus.

Ledakan gunung berapi juga bisa menyebabkan gempa bumi vulkanik, yang biasanya terasa di wilayah sekitar gunung berapi.

3. Gempa Bumi Tumbukan

Gempa bumi tumbukan disebabkan oleh tumbukan meteor atau astroid yang jatuh ke Bumi.

4. Gempa Bumi Runtuhan

Gempa bumi runtuhan biasanya terjadi di daerah gunung kapur atau pertambangan dan bersifat lokal.

5. Gempa Bumi Buatan

Gempa bumi buatan disebabkan oleh aktivitas manusia, misalnya aktivitas nuklir atau peledakan dinamit.

Jenis Gempa Bumi Berdasarkan Kedalaman

1. Gempa Bumi Dalam

Gempa bumi dalam memiliki pusat gempa atau hiposentrum lebih dari 300 km di bawah permukaan Bumi

Gempa bumi ini umumnya tidak berbahaya.

2. Gempa Bumi Menengah

Gempa bumi menengah memiliki pusat gempa atau hiposentrum sekitar 60 km – 3000 km di bawah permukaan Bumi.

Umumnya getaran lebih terasa dan menimbulkan kerusakan ringan.

3. Gempa Bumi Dangkal

Gempa bumi dangkal memiliki pusat gempa kurang dari 60 km di bawah permukaan Bumi.

Gempa bumi ini umumnya bisa menimbulkan kerusakan besar.

Gempa Bumi Berdasar Gelombang

1. Gempa Bumi Akibat Gelombang Primer

Gelombang primer penyebab gempa ini adalah gelombang atau getaran yang merambat di tubuh Bumi dengan kecepatan 7km/detik sampai 14km/detik. Asalnya dari pusat gempa.

2. Gempa Bumi Akibat Gelombang Sekunder

Geolombang sekunder merupakan gelombang yang merambat di tubuh Bumi, tapi kecepatannya lebih rendah dan tidak bisa merambat melalui lapisan cair. (redaksi)

Related posts

Pemkab Tanbu PUPR Gelar Exspose Blue Print Pembangunan Batulicin Masuki Tahap Akhir

Redaksi

Ragam Cara Polres Batu Kejar Target Vaksinasi Lansia

Redaksi

Akselerasi Vaksinasi se-Indonesia, Kapolri Sebut Sebagai Upaya Persiapan Pandemi ke Endemi

Redaksi