Deteksi News
Featured Hukum & Kriminal Tapal Kuda

Bus Pariwisata Angkut 17 Tersangka Kasus Korupsi Probolinggo

Redaksi – Deteksi News

Jakarta, (deteksinews.co.id) – Sebuah bus pariwsata Pandawa 87 memasuki halaman Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta. Bus besar berwarna hijau mentereng itu menarik perhatian karena jarang ada angkutan massal masuk ke areal KPK.

Apalagi penumpang di dalamnya cukup banyak. Ternyata bus ini mengangkut 17 tersangka yang menyuap Bupati Proboliggo Puput Tantriana Sari.

Selain mengangkut para tersangka, bus juga membawa barang bukti sitaan KPK berupa koper dan sepeda.

Bus pariwisata ini tiga Sabtu (4/9) sekitar pukul 09.35 WIB. Para tersangka dibawa ke sini dengan pengawalan ketat kepolisian. Begitu tiba, 17 orang itu langsung turun dan menuju lobi gedung KPK. Mereka berjalan dengan penjagaan petugas.

Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan para tersangka akan menjalani pemeriksaan

“Hari ini (Sabtu, 4/9/2021), 17 tersangka pemberi suap dalam dugaan korupsi seleksi jabatan di lingkungan Pemkab Probolinggo dibawa ke Jakarta untuk diperiksa di gedung Merah Putih KPK. Berikutnya, setelah sampai, akan dilakukan pemeriksaan lanjutan oleh tim penyidik KPK. Perkembangannya akan diinformasikan,” kata Ali.

Selain ke-17 orang tadi, KPK juga telah menetapkan lima orang lainnya termasuk Puput dan suaminya Hasan Aminuddin sebagai tersangka kasus jual beli jabatan di Probolinggo.

Puput dan Hasan mematok Rp20 juta ditambah upeti penyewaan tanah kas desa Rp. 6 juta per hektare untuk jabatan kepala desa.

Saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK menyita uang Rp.362,5 yang diyakini merupakan suap dari para calon kepala desa.

Sumber -tvonenews.com

Related posts

Gugus Tugas PMK Kabupaten Situbondo Adakan Zoom Secara Virtual Tentang Penanganan dan Pengendalian Pada Hewan Ternak

Redaksi

Camat Satui Meresmikan Smile Barbershop PT. Arutmin Indonesia Tambang Satui

Redaksi

Antisipasi Penyebaran Omicron, Pemerintah Perketat Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Redaksi