Deteksi News
Bangka Belitung Featured

KUR Super Mikro Sepi Peminat

Rofiq/Alfin – Deteksi News

Manggar, Beltim. (deteksinews.co.id) – Selain di Bank Sumsel Babel (BSB) hal sama juga dialami untuk KUR di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Unit Manggar. Jumlah peminat KUR masih terbilang kecil terutama untuk KUR Super Mikro.

Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Unit BRI Manggar Aji Saputra seizin Kepala Unit Alpian mengatakan hingga Juli 2021, realisasi KUR Super Mikro untuk BRI Unit Manggar, yakni Kecamatan Manggar dan Damar baru mencapai 26 debitur.

“Memang peminatnya sangat sedikit untuk KUR Super Mikro ini. Sasaran kita KUR ini untuk penerima BPUM (Bantuan Produktif Usaha Mikro),” ujar Aji kepada awak media saat ditemui di Kantor BRI Unit Manggar, Jum’at (6/8) lalu.

Aji mengatakan lantaran calon debitur ingin tetap menerima BPUM dari pemerintah, banyak yang enggan untuk mengajukan KUR. Hal ini yang membuat KUR Super mikro sepi peminat.

“Mereka takut tidak dapat bantuan lagi. Mana nilai KUR Super Mikro kan tanggung jadi makanya sepi. Tapi ini yang di bawah BRI Unit Manggar ya, gak tahu yang di Unit lain,” kata Aji.

Berbeda dengan KUR Super Mikro, untuk KUR Mikro peminat di BRI Unit Manggarnya cukup besar. Hingga Juli 2021, debitur KUR Mikro sudah mencapai 214 debitur.

“Kalau KUR Mikro sudah banyak. Tapi jumlah itu termasuk yang baru dan suplesi, maksudnya yang kredit tapi nyambung lagi,” jelas Aji.

Aji mengatakan sebagai Bank Pemerintah, alokasi untuk penyaluran KUR BRI mencapai Rp 170 trliyun. Jumlah itu untuk seluruh KUR di Indonesia.

“Kalau di BRI unit hanya berwenang menyaluran KUR Mikro dan KUR Super Mikro. Kalau yang KUR Kecil itu penyalurannya kewenangan BRI Kantor Cabang Pembantu. Semoga dengan pemberitaan ini kami bisa lebih maksimal dalam penyaluran kredit, teruma tama pinjaman KUR,” ungkap Aji.

Related posts

Momentum Hari Jadi Sumenep ke-752, Kadinsos Bertekad Tingkatan Kesejahteraan Sosial

Redaksi

Memasuki Libur Tahun Baru 2022, Polres Bondowoso Lakukan Operasi Yustisi di Objek Wisata

Redaksi

Pemerintah Cegah Penyelewengan Pupuk Bersubsidi dengan Lakukan Pendampingan Pada Petani

Redaksi