Deteksi News
Bangka Belitung Featured

Kaitan Peringatan HJKT, Bupati Belitung Resmikan BELITUNG EXPO 2021

Rofiq – Deteksi News

Tanjungpandan, (deteksinews.co.id) –  Bupati Belitung H.Sahani Saleh,S.Sos resmi membuka acara Belitung Expo Tahun 2021 yang berlangsung 5 hari, yang akan ditutup pada 5 Juli 2021, bertempat di kawasan Pantai Tanjungpendam, Tanjungpandan, Kabupaten Belitung.

Dengan dihadiri  Gubernur Babel, diwakili kepala UPTD Balai Pengembangan Pariwisata, Wakil Bupati Belitung Isyak Meirobie S.Sn,M.Si,  Forkopimda, Wakil Bupati Beltim Khairil Anwar, Kadispar Beltim, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan KUKM Beltim, Kepala OPD, Kabag serta Kepala Instansi, peserta dan undangan lainnya.

Acara ini diawali dengan tarian “pendulang timah” karya Andrea Hirata, dipentaskan oleh sanggar DoDi (Dodo dan Diran). Dilanjutkan sambutan ketua panitia Adnizar SH, lalu.  tarian “zapin joged pelangi’, pemukulan Gong dan pengguntingan pita oleh Bupati Belitung sekaligus penyerahan souvenier Belitung Expo kepada Forkopimda. Acara diditutup dengan  peninjauan stand peserta Belitung Expo.

Penyelenggara acara kegiatan ini Pemkab Belitung melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Tenaga Kerja Belitung (KUKMPTK) Belitung, yang mana Belitung Expo merupakan salah satu agenda rutin Pemkab Belitung dalam rangka acara Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungpandan (HJKT) yang jatuh pada tanggal 1 Juli setiap tahunnya.

Pantauan media ini dilapangan, acara  dilakukan dengan mengikuti prosedur protokol kesehatan yang sangat ketat sesuai perbup 23 tahun 2020, terlihat para Peserta maupun pengunjung pun wajib memstihi prosedur ini, sedangkan transaksi pembayaran diharapkan non tunai QRis dari BRI atau Bank Sumsel Babel.

Belitung Expo Tahun 2021 ini, peserta UMKM yang akan mengisi tempat kisaran 60 tenda kerucut dengan jumlah 128 peserta dibagi beberapa cluster dan 21 peserta yang akan menempati tenda Roder tanpa AC, hanya kipas angin.

Sebelum berkeliling didalam tenda roder, para pengunjung wajib di sauna/uap dengan mesin Eucalyptus Mesin Oil (EMA/Alat EMA dibuat oleh Prof.Joko yang juga pembuat alat GNose) selama 5-10 menit di bilik yang sudah disiapkan panitia. Hal ini diharapkan untuk mencegah penyebaran Virus Covid-19.

Jumlah pengunjung masuk ke lokasi Belitung Expo 2021 juga dibatasi hanya sebanyak 500 orang, dengan pintu masuk yang dijaga oleh aparat kepolisian, Satpol PP, dan petugas kesehatan.

Related posts

Giat Bhabinkamtibmas Desa Dendang, Bripka Setia Budi Dampingi Pemdes Bagikan BLT

Redaksi

Polsek Kelapa Kampit Lakukan Olah TKP Laka Tambang di Kelapa Kampit

Redaksi

Gerai Vaksin Presisi di Pasar Tradisional di Serbu Warga

Redaksi