Deteksi News
Bangka Belitung Featured

Tingkat Kepatuhan Masyarakat Mematuhi Prokes Meningkat

Alfin – Deteksi News

Manggar, Beltim, (deteksinews.co.id) – Tingkat kepatuhan masyarakat Kabupaten Belitung Timur mematuhi protokol kesehatan terutama penggunaan masker mulai meningkat. Jumlah pelanggar prokes berangsur-angsur menurun.

Hal ini terlihat saat Kegiatan Operasi Yustisi Gabungan Penegakan Protokol Kesehatan Penggunaan Masker Di Pasar Lipat Kajang Manggar, Senin (26/6/21). Selama hampir dua jam operasi, hanya 48 pelanggar prokes yang terjaring.

Jumlah pelanggar jauh mengalami penurunan dibanding awal tahun 2021 lalu, di mana saat itu jumlah pelanggar masih cukup tinggi. Tak sampai satu jam operasi, hampir 70 pelanggar yang terjaring.

Para pelanggar yang terjaring merupakan warga Manggar dan sekitar yang hendak bebelanja maupun melintas di Pasar Lipat Kajang. Untuk sangsinya mereka diberikan sanksi administratif, berupa peringatan.

Sekretaris Tim Gabungan Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Pencegahan dan Pengendalian (P3HP2K) COVID-19 Kabupaten Beltim, Zikril, mengakui adanya peningkatan  kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap pentingnya mengikuti protokol kesehatan.

“Bukan hanya saat operasi, kita patroli hari-hari biasa kita juga bisa monitor. Tingkat kepatuhan mulai meningkat itu bisa dilihat, ini fakta di lapangan,” ungkap Zikril.

Peningkatan kepatuhan itu menurut lantaran masyarakat mulai sadar akan pentingnya menjaga prokes dan beradaptasi dengan kebiasaan baru. Selain itu juga sosialisasi yang gencar mendorong perubahan sikap di masyarakat.

“Kitanya juga harus gencar turun memberikan edukasi dan sosialiasi terus ke masyarakat. Makanya saya minta ke jajaran baik yang di Satpol PP atau di Tim Gabungan, jangan jenuh, jangan bosan berikan sosialisasi terus ke masyarakat,” kata Zikril.

Sementara itu Sekretaris Daerah Ikhwan Fachrozi juga mengakui adanya peningkatan kepatuhan masyarakat dalam menjaga prokes. Peningkatan itu diakuinya ikut berimbas pada jumlah kasus COVID-19 di Kabupaten Beltim.

“Alhamdulillah kasus COVID 19 di Kabupaten Beltim juga sudah semangkin melandai. Terakhir kemarin kasus yang dilaporkan hanya 4 kasus,” ungkap Ikhwan.

Meski terjadi penurunan jumlah kasus COVID-19 dan meningkatnya kesadaran masyarakat menjaga prokes, Ikhwan tetap mewanti-wanti agar masyarakat tetap terus waspada, terutama akan adanya 4 virus COVID-19 varian terbaru.

“Di tengah eforia kita melakukan vaksinasi jangan sampai lengah, terutama terhadap varian baru COVID ini. Karena kabarnya varian jauh ini jauh lebih mudah menular,” ujar Ikhwan.

Related posts

Polres Malang Berhasil Amankan Tersangka Pelemparan Bondet Rumah Petugas Lapas

Redaksi

Akselerasi Vaksinasi Serentak Indonesia, Kapolri: Agar Laju Pengendalian Covid-19 saat Nataru Bisa Dijaga

Redaksi

Jelang Ramadan, Polres Bondowoso Sidak Minyak Goreng di Pasar Induk

Redaksi