Deteksi News
Featured Madura Tapal Kuda

DPMD Sumenep Gelar Uji Kepemimpinan Bagi 128 Bacakades

Hilman – Deteksi News

Sumenep, (deteksinews.co.id) – Menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021, Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPMD) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menggelar Uji kepemimpinan bagi Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades).

Pantauan media Deteksinews.co.id, pelaksanaan uji kepemimpinan bagi Bacakades itu digelar di Gedung Islamic Center, Jalan Raya Batuan, Sumenep. Kamis (17/06/2021).

Kepala DPMD Sumenep, Moh. Ramli, S.Sos, M.Si, mengatakan, pelaksanaan uji kepemimpinan itu merupak bagian dari tes tambahan bagi seleksi tambahan yang calon kepala Desa-nya lebih dari 5 orang.

“Hari kita melaksanakan uji kepemimpinan, ujian ini bagi dari seleksi tambahan bagi Bakal Calon Kepala Desa yang persyaratan administratifnya memenuhi syarat lebih dari 5 bakal calon,” kata Kadis PMD kepada awak media di lokasi acara. Kamis (17/06).

Adapun peserta yang mengikuti uji kepemimpinan itu, kata Ramli menyebutkan ada 128 Bacakades dari 19 desa di 12 kecamatan baik daratan maupun kepulauan. “Kita targetkan hari ini tes kepemimpinan ini selesai,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaan seleksi tambahan ini, lanjut Ramli sapaan akrabnya, pihaknya menggandeng pihak ketiga sebagai tim pelaksana uji kepemimpinan.

“Secara teknis berdasarkan regulasi yang ada Pemkab Sumenep bekerjasama dan menunjukkan pihak ketiga, yakni LPPM UNIJOYO Bangkalan, Madura, sebagai pelaksana. Hasil dari tes Kepemimpinan itu hari ini langsung dikasih kepada Panitia Pilkades di masing-masing Desa,” urainya.

Sementara konsep ujiannya itu, sambung mantan Kadis Sosial itu menjelaskan, dibagi menjadi dua sesi yaitu, tes tulis dan tes wawancara.

“Tes kepemimpinan ini bobot nilainya 30 persen dengan rincian; tes tulis 10 persen sedang tes wawancara 20 persen,” terangnya.

Ramli juga menjelaskan, uji kepemimpinan itu bukan penentu lolos dan tidaknya sebagai Calon Kepala Desa (Cakades) yang akan ditetapkan nanti pada 22 Juni 2021 mendatang, melainkan untuk memperoleh nilai tambahan yang bobotnya 30 persen.

“Perlu diketahui ujian ini produknya bukan lulus dan tidak lulus, tapi untuk memperoleh nilai. Misal ada calon tidak hadir tetap dapat nilai yaitu Nol (0) hadir pun kalau kalau jawabannya salah samua juga dapat nilai tapi nilainya nol (0),” ujarnya.

“Jadi intinya semua dapat nilai sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing bakal calon kepala desa,” imbuhnya.

Ditanya soal apakah Bacakades yang ikut seleksi tambahan itu dibebani biaya, Ramli mengatakan semua peserta tidak dikenakan biaya apapun alias gratis. “Tidak ada, ini biaya APBD Kabupaten,” tandasnya.

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten Sumenep akan menggelar Pilkades Serentak tahun 2021 yang akan diikuti 86 Desa di 20 Kecamatan, baik daratan maupun kepulauan dan akan dihelat nanti pada 8 Juli 2021 mendatang.

Related posts

Viral Kisah Cinta Tak Pandang Fisik, Wanita Lebanon Mesra dengan Pria Kerdil

Redaksi

Aplikasi Balanjha.com, Bangkitkan UMKM Indonesia

Redaksi

Tim Penilai Provinsi Kunjungi Posyandu Desa Ringkit Kecamatan Kuranji Tanbu Kalsel

Redaksi