Deteksi News
Madura

Gelar Lomba Tartil Al-Qur’an, Sekcam Apreasiasi Kinerja DKR Pramuka Arjasa

Matlimin/Hil – Deteksi News

Sumenep ( Deteksinews.co.id ) – Dewan Kerja Ranting (DKR) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Arjasa menggelar lomba Tartil Al-Qur’an selama dua hari, yakni 16-17 April 2021.

Pantauan media ini, pagelaran lomba tersebut yang digelar di Pendopo Kecamatan Arjasa, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, berlangsung sukses dan lancar.

Pada acara penutupan lomba Tartil Al-Qur’an itu dihadiri langsung oleh Aminullah S.Pd., M.Si. selaku Sekcam Arjasa, jajaran pengurus Kwartir Ranting Arjasa, juga hadir Matlimin, S.Pd. Sekretaris Dewan Kerja Cabang Gerakan Pramuka Sumenep.

Aminullah S.Pd. M.Si juga selaku Ketua Kwartir Ranting Arjasa sangat mengapresiasi kegiatan Dewan Kerja Ranting yang telah melaksanakan event tingkat Kecamatan dengan sukses, dirinya berharap kegiatan lomba Tartil Qur’an ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak muda di Kecamatan Arjasa didalam menggembleng keimanan dan Akhlaqul Karimah.

Aminullah yang juga menjabat sebagai Sekcam ini memang merupakan tokoh yang berlatar belakang pendidikan, kariernya cukup melejit setelah sebelumnya ia menjabat sebagai Kepala UPT Pendidikan Kecamatan Arjasa.

Pengetahuan kepramukaannya juga tidak dapat diragukan, termasuk pada kegiatan kursus pembina Pramuka juga telah tuntas diikutinya. Sehingga saat ini dirinya masih aktif dalam menjalankan kepemimpinannya sebagai Ketua Kwartir Ranting Arjasa.

Ami, begitulah panggilan akrabnya juga menambahkan bahwa kegiatan DKR ini telah mendapatkan banyak dukungan dari semua elemen masyarakat dan instansi.

“Saya berharap cikal bakal generasi kedepan mampu mengemban amanah, target kedepan kegiatan rutinitas semacam ini tidak hanya dapat dilaksanakan di bulan ramadhan saja, tapi juga diharapkan dapat mewarnai kegiatan-kegiatan yang lain,” ujarnya.

Sementara itu pula, Ustadz Ahmad Firdaus sebagai salah satu Dewan Juri pada Lomba Tartil Al-Qur’an juga merasa bangga dengan pagelaran ini.

Ahmad Firdaus yang juga sebagai pemerhati Al-Qur’an merasa semakin hari respon anak muda kepada Al-Qur’an semakin jarang, sehingga dengan adanya lomba bisa memperbaiki bacaannya.

Dirinya menilai perkembangan anak dalam memahami bacaan Al-Qur’an dari tahun ke tahun tergolong rendah atau masih belum maksimal.

“Dalam pemahaman membaca Al Qur’an perlu adanya peran penting dari sekolah terutama guru-guru ngaji di lingkungan masyarakat.” Pungkasnya.

Related posts

Mobil INCAR Bikin Resah, Warga Sebut Cara Baru Polres Sumenep “Merampok” Rakyat Kecil

Redaksi

Penuh Empati, Kapolres Sumenep Berikan Satu Unit Laptop Pada Penyandang Disabilitas 

Redaksi

RSUDMA Edukasi Masyarakat Cara Tepat Mencegah dan Kendalikan Hipertensi

Redaksi